Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 5 No. 1 : 13-18. Juni 2015 Laju Metabolisme Ikan Nila ….. 13 LAJU METABOLISME PADA IKAN NILA BERDASARKAN PENGUKURAN TINGKAT KONSUMSI OKSIGEN (The Metabolism Rate of Tilapia with Measured Oxygen Consumption) Achmad Noerkhaerin Putra 1) 1) Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jl. Raya Jakarta Km. 4 Pakupatan, Serang Banten Email: putra.achmadnp@untirta.ac.id ABSTRACT Metabolism is a physiological process reflecting the energy expenditure of living organisms and hence their food requirements. This research aimed to determine the metabolic rate of tilapia with measured oxygen consumption. The results showed that protein and fat experienced the largest decline compared with carbohydrates. Value decreased levels of 0.47% protein, carbohydrate and fat of 0.05% and 0.42%. Respiration of Question value are the smallest in the 36th hour. The increase in the level of oxygen consumption will be followed by increasing the metabolic rate. Value respiration question does not necessarily indicate the rate of metabolism in tilapia. Keywords: metabolism, oxygen consumption, tilapia PENDAHULUAN Metabolisme adalah semua reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup, terdiri atas anabolisme dan katabolisme. Anabolisme adalah proses sintesis senyawa kimia kecil menjadi besar menjadi molekul yang lebih besar, misalnya asam amino menjadi protein, sedangkan katabolisme adalah proses penguraian molekul besar menjadi molekul kecil, misalnya glikogen menjadi glukosa. Selain itu, proses anabolisme adalah suatu proses yang membutuhkan energi, sedangkan katabolisme melepaskan energi. Meskipun anabolisme dan katabolisme saling bertentangan, namun keduanya tidak dapat dipisahkan karena seringkali hasil dari anabolisme merupakan senyawa pemula untuk proses katabolisme. Menurut Webster dan Lim (2002), metabolisme adalah perubahan atau semua transformasi kimiawi dan energi yang terjadi di dalam tubuh. Lebih lanjut Lehninger (1982), metabolisme adalah aktivitas sel yang amat terkordinasi, mempunyai tujuan dan mencakup berbagai kerjasama banyak sistem multi enzim. Metabolisme memiliki empat fungsi spesifik: (1) untuk memperoleh energi kimiawi dari degradasi sari makanan yang kaya energi dari lingkungan atau dari energi solar, (2) untuk menggabungkan unit-unit pembangun ini menjadi protein, asam nukleat, lipida, polisakarida dan komponen sel lain dan (4) untuk membentuk dan mendegradasi biomolekul yang diperlukan di dalam fungsi khusus sel. Laju metabolisme adalah jumlah total energi yang diproduksi dan dipakai oleh tubuh per satuan waktu (Seeley 2002). Laju metabolisme berkaitan erat dengan respirasi karena respirasi merupakan proses ekstraksi energi dari molekul makanan yang bergantung pada adanya oksigen (Tobin 2005). Laju metabolisme