CONSILIUM : Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling First Published Vol 5 (1) March 2017 This is an open access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution 4.0 International License (http://www.creativecommons.org/licenses/by/4.0) CONSILIUM Keefektifan Teknik Symbolic Modeling untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi Peserta Didik SMP Riza Fauziah, Siti Sutarmi Fadhilah, Wardatul Djannah Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Sebelas Maret Surakarta email: rizafauziah93@gmail.co.id Abstract: This research purposes to determine the effectiveness of group guidance with symbolic modeling technique for improved students achievement motivation. This research using quasi experimental non equivalent control group design with the middle high school student who have low achivement motivation as research subject. The achievement Motivation level is determained with achievement motivation quitionnaire was validated using product moment test and for reliability test using Alpha- Cronbach test. The Test results showed that group guidance with symbolic modeling technique effective for improved students achievement motivation. Keyword: Group Guidance, Symbolic Modeling, Achievement Motivation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok dengan teknik Symbolic Modeling untuk meningkatkan motivasi berprestasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen kuasi non-equivalent control group dengan subjek penelitian peserta didik yang memiliki motivasi berprestasi rendah. Tingkat motivasi berprestasi peserta didik ditentukan dengan menggunakan angket motivasi berprestasi sebagai uji validitas menggunakan uji Product Moment dan untuk mengukur reliabilitas menggunakan uji Alpha-Cronbach. Data hasil analisis dengan uji Paired t test menunjukkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik symbolic modeling efektif untuk meningkatkan motivasi berprestasi peserta didik. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Symbolic Modeling, Motivasi Berprestasi PENDAHULUAN Dunia pendidikan semakin disoroti keberadaanya karena semakin hari belum menunjukkan hasil nyata terkait peningkatan kualitas pendidikan. Terbukti dari perolehan prestasi di tingkat dunia, pendidikan Indonesia masih berada di posisi sedang yakni berada diperingkat 68 dari 127 diperoleh dari Educational of All Developmental Index (EDI) report 2013 posisi ini masih lebih rendah dari negara Malaysia (65) dan Brunei (34). Data tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Indonesia masih menunjukkan prestasi yang belum maksimal. Keadaan ini diakibatkan beberapa hal diantaranya, seperti masih kurangnya fasilitas yang diterima oleh peserta didik, kualitas pendidik, serta peran aktif peserta didik itu sendiri. Salah satu penyebab dari rendahnya prestasi peserta didik adalah berasal dari dalam diri (intrinsic) peserta didik yaitu terkait dengan motivasi berprestasi. Hal ini sesuai dengan studi yang dilakukan Suciati (1990) menyimpulkan bahwa kontribusi motivasi sebesar 36 %, sedangkan McClelland menunjukkan bahwa motivasi berprestasi mempunyai kontribusi sampai 64 % terhadap prestasi peserta didik (Wahyudi, 2010:5). Heckhausen (dalam Haditono, 1979:45) menjelaskan bahwa “the striving to increase or keep as high as possible, one’s own capability in all activities in which a standard of excellence is thought to apply and where the execution of such can therefore, either succed or fail”. Pendapat lain yaitu Rabideau (2005:7) menjelaskan bahwa “achievement motivation is based on reaching success and achieving all of people’s aspiration in life. Achievement goals can affect the way a person performs a task and represant a desire to show competence”. Dari pendapat para ahli tersebut dapat dimaknai bahwa motivasi berprestasi merupakan dorongan dari dalam individu untuk dapat meraih kesuksesan dengan cara melaksanakan tugas sebaik mungkin. Fakta lapangan yang terjadi saat ini banyak peserta didik yang menunjukkan tingkah laku seperti tidak mengerjakan tugas kelas, menghindari pekerjaan rumah, mengganggu teman saat brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling