622 ANALISIS PEMASARAN KOPRA DI DESA CINYASAG KECAMATAN PANAWANGAN KABUPATEN CIAMIS ANALYSIS OF KOPRA MARKETING IN CINYASAG VILLAGE KECAMATAN PANAWANGAN CIAMIS DISTRICT BENI GUNAWAN 1 , TRISNA INSAN NOOR 2 , BUDI SETIA 1 1 Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Galuh Ciamis 2 Dosen Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran * E-mail : benigunawan98@gmail.com) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Saluran pemasaran kopra di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, 2) Besarnya biaya, marjin dan keuntungan pemasaran kopra di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, 3) Besarnya perolehan yang diterima produsen kopra di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupeten Ciamis. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cinyasag Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis. Pemasaran kopra di Desa Cinyasag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat satu saluran pemasaran kopra dari perajin sampai ke tangan konsumen akhir yaitu dari Pengrajin - Pedagang Pengumpul - Pedagang Besar – Konsumen Akhir, 2) Saluran pemasaran kopra melibatkan dua lembaga pemasaran yaitu pedagang pengumpul dan pedagang pengecer. Besarnya total marjin pemasaran pada saluran wilayah pasar Manis Ciamis Rp 4.500,- per kilogram dengan total biaya pemasaran sebesar Rp 476,- per kilogram sehingga total keuntungan pemasaran sebesar Rp 3.024,- per kilogram. Sedangkan pada saluran pasar Kawali, besarnya total marjin pemasaran adalah Rp.4.000,00 per kilogram dengan total biaya pemasaran sebesar Rp. 464,- per kilogram sehingga total keuntungan pemasaran sebesar Rp. 4.536,- per kilogram. Dari kedua saluran pemasaran tersebut, saluran pemasaran Pasar Kawali mempunyai keuntungan terbesar dengan biaya terkecil, 3) Besarnya bagian harga yang diterima perajin (produsen share) pada saluran wilayah pasar Manis Ciamis adalah sebesar 69 persen, sedangkan pada saluran pasar Kawali adalah 75 persen. Dari saluran pemasaran tersebut dapat diketahui bahwa nilai Produsen Share terbesar yaitu saluran pemasaran Pasar Kawali, dikarenakan saluran pemasaran pasar Kawali memiliki marjin terkecil dibandingkan saluran pemasaran pasar Manis Ciamis. Kata Kunci : Pemasaran, Kopra, Produsen Share ABSTRACT This study aims to determine: 1) The copra marketing channel in Cinyasag Village, Panawangan District, Ciamis Regency, 2) The amount of costs, margins and profits of copra marketing in Cinyasag Village, Panawangan District, Ciamis Regency, 3) The amount of revenue received by copra producers in Cinyasag Village, Panawangan District Ciamis Regency. This research was conducted in Cinyasag Village, Panawangan District, Ciamis Regency. Copra marketing in Cinyasag Village. The results showed that: 1) There was one marketing channel for copra from craftsmen to end consumers, namely from craftsmen - collectors - wholesalers - final consumers, 2) The copra marketing channel involved two marketing agencies, namely collectors and retailers. The total marketing margin in the Manis Ciamis market area channel is IDR 4,500 per kilogram with a total marketing cost of IDR 476 per kilogram, so that the total marketing profit is IDR 3,024 per kilogram. Meanwhile, in the Kawali market channel, the total marketing margin is Rp. 4,000 per kilogram with a total marketing cost of Rp. 464, - per kilogram so that the total marketing profit is Rp. 4,536, - per kilogram. Of the two marketing channels, the Kawali Market marketing channel has the largest advantage with the smallest cost, 3) The share of the price received by craftsmen (producer shares) in the Manis Ciamis market area channel is 69 percent, while in the Kawali market channel it is 75 percent. From the marketing channel, it can be seen that the largest Producer Share value is the Kawali Market marketing channel,