Jurnal geoedusains, Volume 2, Nomor 1, Juni 2021 Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Kota Kupang… 36 Ignasius Suban Angin, Sunimbar Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Kota Kupang Nusa Tenggara Timur Tahun 2010-2018 (Studi Kasus di Kecamatan Kelapa Lima, Oebobo, dan Kota Lama) Ignasius Suban Angin 1* Sunimbar 2 1 2 Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusa Cendana Kupang *Korespondensi: isaignasius@gmail.com Abstrak Penggunaan lahan perkotaan merupakan salah satu faktor penting dalam perencanaan dan pemodelan lingkungan perkotaan. Perkembangan dewasa ini juga menunjukkan bahwa Penginderaan Jauh telah diterima sebagai salah satu alat utama untuk ekstrasi informasi dan pemetaan. Ekstrasi informasi penggunaan lahan berdasarkan penginderaan jauh meliputi interpretasi visual dan interpretasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan citra satelit resolusi tinggi SAS Planet dalam pemetaan penggunaan lahan, dan memperoleh informasi perubahan penggunaan lahan dilihat dari aspek luas dan jenis penggunaan lahan di daerah penelitian tahun 2010-2018. Penelitian ini difokuskan di tiga Kecamatan di Kota Kupang. Alasan pemilihan lokasi tersebut karena hasil pengamatan menunjukkan bahwa banyak terjadi perubahan penggunaan lahan, bahkan wilayah yang tidak seharusnya dimanfaatkan sudah mengalami sentuhan pembangunan. Selain itu, ada beberapa pusat pendidikan khususnya perguruan tinggi yang berada di wilayah tersebut yang cenderung memicu adanya perubahan penggunaan lahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan pengumpulan data dengan interpretasi citra satelit SAS planet. Adapun metode analisis spasial menggunakan SIG yaitu dengan interpretasi visual, digitasi dan overlay. Interpretasi visual, digitasi dan overlay digunakan untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan yang terjadi di daerah penelitian. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa citra satelit resolusi tinggi SAS planet dapat digunakan untuk mengidentifikasi informasi penggunaan lahan di Kota Kupang, karena dapat menampilkan objek lebih jelas, sehingga hasil interpretasi dapat mencapai akurasi 90 persen dan analisis perubahan penggunaan lahan menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 8 tahun (2010-2018) telah terjadi perubahan penggunaan lahan yang signifikan dimana lahan terbangun berupa bangunan, permukiman dan hutan/mangrove mengalami penambahan luas. Seiring dengan itu,terjadi pengurangan luas pada penggunaan lahan padang rumput dan semak belukar. Konversi lahan sawah dan ladang juga terjadi dalam luas yang sedang, adanya perubahan yang signifikan yang mana perubahan lahan tertinggi terjadi pada penggunaan lahan terbangun (bangunan dan permukiman) dan hutan/mangrove yaitu masing-masing mengalami penambahan seluas 108,45 ha (3.44 persen), permukiman bertambah seluas 894,88 ha (27.50 persen), dan hutan/mangrove mengalami penambahan seluas 167,92 ha (5.16 persen). Kata Kunci: Perubahan penggunaan lahan, citra satelit SAS Planet, SIG, Kota Kupang.