MATHunesa Jurnal Ilmiah Matematika Volume 8 No.3 Tahun 2020 ISSN 2301-9115 222 Penentuan Penerima Bantuan Raskin Menggunakan Metode ELECTRE (Studi kasus RT 05 RW 17 Kelurahan Petemon Kecamatan Sawahan Kota Surabaya) Lady Ramadhani Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya e-mail : ladyramadhani16030214036@mhs.unesa.ac.id Yuliani Puji Astuti Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya e-mail : yulianipuji@unesa.ac.id Abstrak Salah satu permasalahan dasar yang menjadi perhatian pemerintah yaitu masalah kemiskinan. Oleh karena itu untuk mengurangi kemiskinan, pemerintah menyelenggarakan program bantuan sosial yaitu program raskin. Raskin sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan ketahanan pangan serta memberikan perlindungan sosial kepada rumah tangga miskin. Dalam penelitian ini, dibangun sistem pendukung keputusan yang bertujuan untuk menyeleksi calon-calon rumah tangga yang berhak menerima bantuan raskin. Untuk menerapkan sistem pendukung keputusan dalam penentuan penerima bantuan raskin yaitu menggunakan metode ELECTRE. Metode ELECTRE merupakan salah satu metode pengambilan keputusan multikriteria berdasarkan pada konsep perankingan. Adapun kriteria yang digunakan dalam penentuan penerima bantuan raskin yaitu jenis pekerjaan, jumlah pendapatan, jumlah anak, status kepemilikan rumah, luas rumah, kondisi rumah dan daya listrik rumah. Dengan adanya kriteria ini, diharapkan penyaluran bantuan raskin tepat sasaran. Dari hasil perhitungan menggunakan metode ELECTRE, dapat disimpulkan bahwa alternatif terbaik adalah A6, A3 dan A5. Kata Kunci : Raskin, Sistem Pendukung Keputusan (SPK), Metode ELECTRE. Abstract Poverty is one of the basic problems of concerns to the government. Therefore, to reduce the level of poverty, the government have social assistance program that is raskin program. Raskin as a support for improving food security and providing social protection to poor households. This research aims to build a decision support system for select prospective households who are entitled to receive raskin assistance. To implement a decision support system in the determination of assistance raskin is using ELECTRE method. ELECTRE method is one of multiple criteria decision making method based on the concept of the rank. The criteria used in determining raskin beneficiaries are the type of work, amount of income, number of children, the status of home ownership, the area of the house, the condition of the house and the electrical power of the house. Based on these criteria, raskin program expected to be distribution right on target. The results of calculations using the ELECTRE method, it can be concluded that the best alternative is A6, A3 and A5. Keywords : Raskin, Decision Support System, ELECTRE Method. 1. PENDAHULUANI Salah satu permasalahan dasar yang menjadi perhatian pemerintah yaitu masalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan kondisi yang terjadi akibat ketidakmampuan untuk mencukupi kebutuhan dasar misalnya kebutuhan untuk makan, kebutuhan untuk berpakaian, kebutuhan untuk memiliki tempat tinggal, kebutuhan untuk mendapatkan pendidikan, serta kebutuhan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan (Sa’diyah & Arianti, 2012). Pemerintah mengeluarkan anggaran dana setiap tahunnya untuk bantuan sosial. Raskin merupakan salah satu program bantuan sosial dari pemerintah dengan tujuan memberikan perlindungan serta meningkatkan ketahanan pangan kepada rumah tangga miskin. Dengan adanya program raskin ini, dapat mengurangi beban dalam hal ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi rumah tangga miskin. Masing-masing rumah tangga miskin akan menerima bantuan berupa beras sebanyak 15 kg/KK/bulan (Aisyah, Nurcahyanto, & Santoso, 2014). Sejak tahun 1998 program raskin sudah dimulai yang diberi nama Operasi Pasar Khusus (OPK). Program ini memiliki fungsi sebagai program darurat (social safety net) untuk memperkokoh ketahanan pangan rumah tangga miskin. Kemudian mulai tahun 2002 dirubah menjadi raskin yang berfungsi sebagai bagian dari program perlindungan sosial masyarakat (social protection) (Nisak, 2014). Studi kasus penelitian ini dilakukan di RT 05 RW 17 Kelurahan Petemon. Sistem bantuan raskin yang berjalan di Kelurahan Petemon ini terdapat kendala, yaitu data rumah tangga yang diusulkan oleh RT langsung masuk ke data rumah tangga miskin dan penerima raskin ini belum sepenuhnya merata, karena banyak rumah tangga yang cukup mampu masuk dalam data penerima raskin.