Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol.8 No.1 April 2021 ISSN: 2355-0287, e-ISSN: 2549-3299 http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jika 65 KOMODIFIKASI ODGJ PADA KANAL YOUTUBE DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK DI MEDIA BARU Yogi Ariska 1 , Syaefudin 2 , Rosmaniah 3 Universitas Bina Sarana Informatika, yogiariska14@gmail.com Universitas Paramadina, kangmasaef@gmail.com Universitas Paramadina, rosmaniahbandi1205@gmail.com ABSTRAK Penyandang disabilitas psikososial mental, dalam hal ini Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), sudah menjadi fenomena sosial yang tidak menarik perhatian publik, namun banyak dilirik politisi terutama saat pemilu. Setidaknya ada 3.500 ODGJ dalam daftar pemilih pada pemilu 2019. Namun, netizen media baru, khususnya pengguna YouTube, juga melirik dan menjadikan fenomena ODGJ sebagai komoditas. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan konten ODGJ dari perspektif ekonomi politik di media baru. Dengan mengambil beberapa sample konten channel Youtube yang mengangkat ODGJ sebagai konten utama. Penggunaan media baru Youtube sebagai media yang menarik empati sosial melalui konten sosial yang melibatkan ODGJ mendapat respon yang baik di masyarakat sehingga channel youtube dengan konten yang melibatkan ODGJ sebagai objeknya memiliki jumlah viewer, like dan followers yang sangat besar. membuat Youtube dapat menghasilkan uang melalui sistem monetisasi dari iklan yang ditampilkan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi konten di channel Youtube dengan tema ODGJ sebagai objek utamanya, dan melalui studi literatur untuk menganalisis tren pesan sosial yang ditampilkan di konten tersebut. Alhasil, Youtube menjadi wadah yang ampuh untuk menyampaikan pesan sosial kepada masyarakat melalui penderita ODGJ, padahal sebenarnya ada komodifikasi pekerja, penonton, dan konten melalui monetisasi di platform youtube. Kata kunci : Komodifikasi, ODGJ, Media Baru, Youtube ABSTRACT Persons with psychosocial mental disabilities, in this case People With Mental Disorders (ODGJ), have become a social phenomenon that does not attract public attention, but many politicians look at, especially during elections. There were at least 3,500 ODGJ in the voter list in the 2019 election. However, new media netizens, especially youtubers, have also looked at and made the ODGJ phenomenon a commodity. This study uses a qualitative descriptive approach, which aims to describe ODGJ content from a political economy perspective in new media. By taking several samples of Youtube channel content that raised ODGJ as the main content. The use of the new media Youtube as a medium that attracts social empathy through social content involving ODGJs gets a good response in the community so that the youtube channel with content involving ODGJ as its object has a very large number of viewers, likes and followers, making Youtube able to make money through monetization system of the advertisements displayed. Data collection in this study was carried out through observing content on the Youtube channel with the theme ODGJ as its main object, and through literature studies to analyze trends in social messages displayed in the content. As a result, Youtube has become a powerful forum for conveying social messages to the community through ODGJ sufferers, even though there is actually a commodification of workers, audiences, and contents through monetization on the youtube platform. Keywords: Commodification, ODGJ, New Media, Youtube