Jurnal Nozzle Volume 5 Nomor 1 Januari 2016 ISSN 2031-6957 106 PENGARUH PENGGUNAAN KNALPOT STANDART DENGAN RACING TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR MIO GT SOUL TAHUN 2012 Syarifudin 1 Email :syarifudin@gmail.com 1,2 DIII Teknik Mesin Politeknik Harapan Bersama Jalan Mataram No.9 Kota Tegal Abstrak Pada umumnya knalpot racing banyak digunakan untuk lomba balapan motor, dikarenakan knalpot racing tidak ada hambatan dalam system pembuan gan gas sisa pembakaran sehingga performa dan tenaga yang dihasilkan lebih besar, tetapi sekarang ini tidak hanya pembalap yang menggunakan knalpot racing pengendara motor biasa juga banyak yang menggunakan knalpot racing, selain untuk meningkatkan performa / tenaga mesin juga sebagai tren modifikasi motor saat ini, tetapi dari segi suara dan bahan bakar tentunya ada pengaruhnya yang sangat signifikan Semakin pesatnya perkembangan dunia otomotif dan kreatifitas pemilik kendaraan bermotor untuk memodifikasi kendaraanya salah satunya dengan memodifikasi knalpot motor agar yang bertujuan untuk mendapatkan performa mesin lebih maksimal dan tampilan yang berbeda dari yang lainnya. Penggunaan knalpot yang tidak standart tentunya sangat berpengaruh pada kendaraan itu sendiri termasuk dari suara dan konsumsi bahan bakarnya. Dimana suara mesin motor lebih keras dibandingkan dengan knalpot racing dan konsumsi bahan bakar juga lebih boros atau meningkat sekitar 90% untuk yang menggunakan knalpot racing dibandingkan dengan knalpot standar. Pada pengujian knalpot racing didapatkan data pada kecepatan 1000 Rpm konsumsi bahan bakarnya 75 ml selama 60 detik, jadi konsumsi bahan bakar untuk menggunakan knalpot racing lebih besar 90% dibandingkan dengan knalpot standart. Hal ini dikarenakan knalpot standar memiliki skat untuk menahan sisapembakaran yang belum sempurna tetap berada di tabung silinder dan akan di bakar lagi untuk langkah usaha. Kata kunci : knalpot standart, knalpot racing, motor mio. 1. Pendahuluan Pada umumnya knalpot racing banyak digunakan untuk lomba balapan motor, dikarenakan knalpot racing tidak ada hambatan dalam system pembuangan gas sisa pembakaran sehingga performa dan tenaga yang dihasilkan lebih besar, tetapi sekarang ini tidak hanya pembalap yang menggunakan knalpot racing pengendara motor biasa juga banyak yang menggunakan knalpot racing, selain untuk meningkatkan performa / tenaga mesin juga sebagai tren modifikasi motor saatini, tetapi dari segi suara dan bahan bakar tentunya ada pengaruhnya yang sangat signifikan [1] a. Cara KerjaMesin Motor Mio Motor bakar adalah salah satu jenis dari mesin yang mengubah enrgi panas menjadi energy mekanik. Saat ini mesin motor lebih banyak menggunakan mesin empat langkah yang memerlukan 2 putaran poros engkol (4 gerakan piston) untuk menyelesaikan 1 siklus di dalam silinder [2] Keterangan : TMA = Titik Mati Atas (batas teratas langkah torak). TMB = Titik Mati Bawah (batas terbawah langkah torak) 1) Proses Langkah Hisap Katup masuk terbuka, katup buang tertutup, piston bergerak dari TMA ke TMB [3] Gambar 1. Langkah hisap 2) Proses LangkahKompresi Setelah melakukan pengisian, piston yang sudah mencapai TMB brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by eJournal PoliTekniK TEGAL (Politeknik Harapan Bersama Tegal)