3462 JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm Vol. 6, No. 5, October 2022, Hal. 3462-3472 e-ISSN 2614-5758 | p-ISSN 2598-8158 : https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.9762 MANFAAT JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) SEBAGAI MINUMAN HERBAL DALAM UPAYA PENINGKATAN KESUBURAN PASANGAN USIA SUBUR MELALUI EDUKASI Rika Handayani 1* , Asnuddin 2 , Meriem Meisyaroh 3 , Asmah Sukarta 4 , Rosmawaty 5 , Nurjannah 6 , Andi Ria Metasari 7 1 Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Megarezky, Indonesia 2,3,4,5,6 Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, ITKES Muhammadiyah Sidrap, Indonesia 7 Akademi Kebidanan Lapatau Bone, Makassar, Indonesia rikhahandayani10@gmail.com 1 , asnuddin20@gmail.com 2 , meriem.itkesmu@gmail.com 3 , asmahsukarta@gmail.com 4 , rosmawatyimmah@gmail.com 5 , noorjannaharunaz@gmail.com 6 , andiriametasaribone@gmail.com 7 ABSTRAK Abstrak: Kesuburan merupakan kemampuan menghasilkan keturunan. Ketidakmampuan untuk hamil setelah berhubungan seks tanpa menggunakan kondom merupakan masalah klinis bagi pasangan usia subur. Manfaat jahe merah sebagai bahan pengobatan salah satunya dapat diberikan terapi pada pasangan usia subur yang mengalami ketidaksuburan. Pemanfaatan bahan alam memiliki efek samping yang minimal dibandingkan dengan terapi farmakologi yang mengandung bahan kimia. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya pasangan usia subur tentang manfaat jahe merah (Zingiber Officinale Var. Rubrum) sebagai minuman herbal dalam upaya peningkatan kesuburan. Metode yang dilakukan dengan edukasi. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat yang berada di Dusun Tanakaraeng Desa Tanakaraeng Kec. Manuju Kabupaten Gowa yaitu sebanyak 32 orang. Hasil kegiatan ini adalah sebanyak 85% masyarakat menjadi paham tentang manfaat jahe merah. Disimpulkan bahwa pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat jahe merah sebagai minuman herbal dalam upaya meningkatkan kesuburan. Kata Kunci: Jahe Merah; Kesuburan; Pasangan Usia Subur; Edukasi. Abstract: Fertility is the ability to produce offspring. The inability to conceive after unprotected sex is a clinical problem for couples of childbearing age. One of the benefits of red ginger as a treatment ingredient can be given therapy to couples of childbearing age who experience infertility. The use of natural ingredients has minimal side effects compared to pharmacological therapies that contain chemicals. The purpose of this activity is to increase public knowledge, especially couples of childbearing age, about the benefits of red ginger (Zingiber Officinale Var. Rubrum) as an herbal drink in an effort to increase fertility. The method used is education. Partners in this activity are people who are in the Tanakaraeng Hamlet, Tanakaraeng Village, Kec. Manuju Gowa Regency as many as 32 people. The result of this activity is that as many as 85% of the people understand about the benefits of red ginger. It was concluded that providing education could increase public knowledge about the benefits of red ginger as an herbal drink in an effort to increase fertility. Keywords: Red Ginger, Fertility, Couples of childbearing age; Education. Article History: Received: 07-07-2022 Revised : 30-08-2022 Accepted: 05-09-2022 Online : 15-10-2022 This is an open access article under the CCBY-SA license