Jurnal Informatika Universitas Pamulang ISSN: 2541-1004 Vol. 4, No. 3, September 2019 (95-106) e-ISSN: 2622-4615 http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/informatika 95 Maksimalisasi Penggunaan Metode Profile Matching dalam Menentukan Kandidat Terbaik Zainal Abidin 1 , Indra Gita Anugrah 2 , Ryco Puji Setyono 3 1,2 Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Gresik, Gresik, Indonesia. E-mail: 1 zayabid.abidin@gmail.com, 2 indragitaanugrah@umg.ac.id. 3 Management Informatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia. E-mail: 3 ryco.puji@gmail.com. Submitted Date: September 18 th , 2019 Reviewed Date: September 30 th , 2019 Revised Date: October 1 st , 2019 Accepted Date: October 4 th , 2019 Abstract Determine the best candidate in a company is something that is natural. There are several methods to determine the best candidate. One of them using the "Profile Matching" method. The method will rate employees from the highest to the lowest value, the assessment is carried out with several aspects of assessment which are categorized into two categories, namely core factors and scondary factors. Core factor is an assessment of the main factors in an assessment and the scondary factor is the supporting factors in an assessment. In weight determining the core factor and scondary factors greatly influence the results of the assessment. With the use of the "Profile Matching" method, it is expected that employee assessment can be maximized and provide results as expected. But in the calculation, there are several factors that are very influential so that the results obtained are unsuitable. Normal calculation using the Profile Matching method with standard values is the middle value produces the best candidate that is not appropriate. Requires modification of the weighting gap table so that the results produced can be maximized and appropriate. Keywords: The Best Candidate, Decision Support System, Profile Matching Abstrak Menentukan kandidat terbaik dalam suatu perusahaan adalah sesuatu yang wajar. Ada beberapa metode untuk menentukan kandidat terbaik. Salah satunya menggunakan metode "Profile Matching". Metode ini akan menilai karyawan dari nilai tertinggi ke terendah, penilaian dilakukan dengan beberapa aspek penilaian yang dikategorikan ke dalam dua kategori, yaitu core factor dan secondary factor. Core factor adalah penilaian terhadap faktor utama dalam penilaian dan secondary factor adalah faktor pendukung dalam penilaian. Dalam menentukan bobot faktor utama dan faktor pendukung sangat mempengaruhi hasil penilaian. Dengan menggunakan metode "Profile Matching", diharapkan penilaian karyawan dapat dimaksimalkan dan memberikan hasil seperti yang diharapkan. Namun dalam perhitungan ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh sehingga hasil yang diperoleh tidak sesuai. Perhitungan normal menggunakan metode profile matching dengan nilai standar adalah nilai tengah menghasilkan kandidat terbaik yang tidak tepat. Membutuhkan modifikasi dari tabel bobot pembobotan agar hasil yang dihasilkan dapat dimaksimalkan dan sesuai. Kata kunci: Kandidat Terbaik, Sistem Pendukung Keputusan, Profile Matching 1. Pendahuluan Kandidat berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah calon atau bakal (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2016). Menentukan kanidat terbaik merupakan proses menentukan calon atau bakal yang memiliki kamampuan terbaik dengan beberapa aspek penilaian dan dari keseluruhan calon atau bakal yang ada. Penentuan Kandidat terbaik dapat dilakukan dengan bantuan system pendukung keputusan. Dalam mengambil keputusan pada suatu