Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia ISSN 2620-7710 (Versi Cetak) Vol. 2, No. 2, November 2019, Hal. 49-54 ISSN 2621-0398 (Versi Elektronik) 49 PENGUATAN ORGANISASI DAN PROSES PENGURUSAN P-IRT KELOMPOK USAHA SALAK DESA GIRIKERTO SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Insiwijati Prasetyaningsih 1 , Umi Murtini 2 , Bambang Purnomo Hediono 3 1 Fakultas Bisnis, Universitas Kristen Duta Wacana Email: insiwijati@gmail.com 2 Fakultas Bisnis , Universitas Kristen Duta Wacana Email: umimt@staff.ukdw.ac.id 3 Fakultas Bisnis, Universitas Kristen Duta Wacana Email: bhediono@yahoo.com ABSTRAK Kegiatan pendampingan telah berjalan selama lebih dari satu tahun, pada tahun 2018 telah dilakukan pendampingan untuk menentukan jenis produk salak olahan dan melakukan pelatihan – pelatihan membuat variasi produk salak olaha. Disamping itu telah dibentuk kelompok usaha untuk mengelola usaha tersebut secara sungguh – sungguh. Dari pendampingan th 2018 tersebut, dilakukan identifikasi kebutuhan kelompok setelah belajar membuat produk olahan salak. Dari hasil identifikasi tersebut diperoleh kesimpulan bahwa kelompok membutuhkan peralatan untuk meningkatkan kualitas produk dan penguatan organisasi. Berdasarkan identifikasi masalah dan kebutuhan kelompok maka pada Januari 2019 dilakukan pendampingan sesuai kebutuhan kelompok. Pada awal th 2019 kelompok mengikuti pameran – pameran yang diselenggarakan desa, kecamatan bahkan kabupaten. Hasil pameran tersebut menunjukan bahwa produk cukup diminati oleh masyarakat, dan mendapat masukan dari beberapa toko oleh – oleh serta konsumen bahwa selalu ditanyakan Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT). Berdasarkan fakta tersebut maka diusulkan oleh kelompok, untuk program pembelian alat dirubah menjadi program pengurusan ijin P-IRT. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan perubahan program pendampingan. Pendampingan untuk meningkatkan penguatan organisasi berupa peningkatan kapasitas tentang organisasi bisnis, manajemen produksi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia. Penguatan organisasi ini akan membantu kelompok untuk mengembangkan usaha kelompok. pendampingan untuk pembelian alat yang untuk meningkatkan kualitas maka dirubah menjadi pendampingan pengurusan PIRT. Untuk program peningkatan kualitas produk saat ini menggunakan alat yang ada saat ini disamping itu untuk alat yang belum dimiliki dapat pinjam dari pengusaha lain yang sudah jalan. Kata kunci: Penguatan organisasi, P-IRT, dan kelompok usaha salak 1. PENDAHULUAN Mitra adalah petani salak kelompok salak Aditya Yodha Wadah salak di Dusun Sorowangsan Desa Girikerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman. Masalah yang dihadapi adalah harga salak pada saat panen saat produk melimpah yang kurang menguntungkan dan produk yang mudah busuk. Terbatasnya pengetahuan manajemen usaha dan penjualan atau pemasaran salak yang masih terbatas di lingkungan sekitar, perlu peningkatan kapasitas supaya masyarakat petani salak menjadi lebih sejahtera Berdasarkan hal tersebut maka telah dilakukan pendampingan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat agar dapat mandiri dan menjadi wirausaha yang professional. Pendampingan yang telah dilakukan adalah pengembangan produk pengolahan buah salak agar dapat memiliki nilai tambah. Kesadaran perlunya pengembangan kemandirian dan saat ini telah terbentuk kelompok usaha salak olahan. Disamping itu kelompok membutuhkan pendampingan untuk penguatan organisasi dan peralatan untuk meningkatkan kualitas produk. Kelompok usaha berupaya untuk mengikuti berbagai pameran yang diselenggarakan oleh desa, kecamatan atau kabupaten, untuk mengetahui minat masyarakat terhadap produknya. Selama mengikuti pameran atau menitipkan produknya ke toko- toko atau warung – warung yang ditanyakan oleh konsumen nomor Pangan