Jurnal Bisnis Administrasi Volume 04, Nomor 01, 2015, 86-99 86 PENGARUH KOMUNIKASI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT SWASTI TUNGGAL MANDIRI MEDAN Endang Haryati 1 * & Lulu Kesumadewi 1 1 Program Studi Administrasi Bisnis, Politeknik LP3I Medan Telp. 061-7322634 Fax. 061-7322649 *E-Mail : endangharyatijoe@gmail.com ABSTRAK Komunikasi dalam dunia kerja adalah faktor yang sangat penting bagi perusahaan, karena didalam perusahaan komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan metode pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan pembagian kuesioner pada PT Swasti Tunggal Mandiri dengan menggunakan sampel sebanyak 30 responden dan diuji dengan metode analisis data secara komputerisasi. Hasil penelitian ini terbukti dengan pengujian hipotesis yaitu : analisis regresi sederhana, koefisien determinasi (R 2 ), dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen (x) yang digunakan yaitu komunikasi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen (y) yakni motivasi, dari hasil R² = 0,422 dimana 42,2% motivasi kerja pada PT Swasti Tunggal Mandiri dipengaruhi oleh variabel komunikasi dan 57,8% lagi dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis uji t dengan nilai t hitung > t tabel maka diperoleh variabel komunikasi diagonal (4,519>2,056), H 0 ditolak artinya secara parsial ada pengaruh signifikan antara variabel komunikasi terhadap motivasi kerja karyawan. Sehingga saran yang dapat diberikan adalah agar perusahaan meningkatkan kerjasama dengan karyawan. Perusahaan juga hendaknya memperhatikan hubungan yang terjalin antar karyawan dengan pimpinan, agar setiap karyawan dapat menjalin hubungan kerja yang baik, dan tercipta keselarasan dalam perusahaan, sehingga karyawan dapat bekerja dengan baik untuk mencapai sasaran dan tujuan perusahaan. Kata kunci : Komunikasi, Motivasi Kerja, Karyawan PENDAHULUAN Komunikasi dalam dunia kerja adalah faktor yang sangat penting bagi perusahaan, karena didalam perusahaan komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan. Jika komunikasi tidak berjalan dengan baik, maka akan sering terjadi kesalah pahaman antar bagian/unit ataupun interpersonal dalam perusahaan, atau sering disebut dengan miss communication. Interpersonal relation antar karyawan adalah cara perusahaan untuk mempererat hubungan interpersonal antar karyawan, agar tujuan perusahaan dapat tercapai. Berdasarkan penelitian terdahulu Khoerunnisa (2013), dalam penelitiannya yang berjudul “Pengaruh Komunikasi Internal Terhadap Motivasi Kerja Karyawan PT PLN (PERSERO)” mengatakan bahwa komunikasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan. Aliran komunikasi yang lancar dan jelas serta sampai sesuai dengan kebutuhan berpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan. Kelancaran aliran informasi di dalam suatu perusahaan berdampak kepada penerimaan yang positif dari bawahan berupa pemahaman perintah, dan tanggung jawab kerja. Hal ini berkaitan dengan masalah yang peneliti temukan selama melakukan penelitian yang mana informasi yang diberikan kepada karyawan kurang efektif. Misalnya pada proses pengambilan keputusan, dimana atasan tidak melibatkan karyawan dalam membuat kebijakan-kebijakan baru pada perusahaan. Tentu hal ini dapat memicu minimnya motivasi karyawan jika apa yang diberikan perusahaan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan karyawan. Peneliti membuat suatu batasan masalah yaitu akan membahas variabel (X) Komunikasi dengan indikator komunikasi vertikal, komunikasi horizontal, dan komunikasi diagonal, sedangkan variabel (Y) Motivasi Kerja dengan indikator kebutuhan akan prestasi, kebutuhan akan afiliasi, kebutuhan akan kekuasaan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh komunikasi terhadap motivasi kerja karyawan pada PT. Swasti Tunggal Mandiri. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Jurnal Politeknik LP3I Medan