Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, Vol. 7, No. 2, Hlm. 453-463, Desember 2015 @Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia dan Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK-IPB 453 KONSENTRASI LOGAM BERAT (Cu DAN Pb) DI SUNGAI MUSI BAGIAN HILIR CONCENTRATION HEAVY METALS (Cu AND Pb) IN MUSI RIVER ESTUARY Wike Ayu Eka Putri 1* , Dietriech G Bengen 2 , Tri Prartono 2 , dan Etty Riani 3 1 Program Studi Ilmu Kelautan, Universitas Sriwijaya, Palembang 2 Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, FPIK-IPB, Bogor 3 Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK-IPB, Bogor *E-mail: wike.aep@gmail.com ABSTRACT The Musi River is one of the biggest river of twelve big rivers in South Sumatra Province. Water quality of this river affects the water quality in the estuary and biological health in its surrounding so that it is important to determine the Cu and Pb concentrations. The purposes of this study were to analize distribution of heavy metals (Cu and Pb) and to determine the water quality status in March and September 2014. The water and sediment samples were collected from eight stations along the Musi River from downstream to the estuary. Heavy metal concentration was analized by employing USEPA 30050B method using AAS Spektra plus variant with air mixure flame acetylene. Dissolved Cu and Pb concentrations in March were 0,002 - 0,006 mg/l and 0,002-0,003 mg/l, respectively, while in September were 0,001-0,010 mg/l for Cu and 0,001-0,005 mg/l for Pb . Cu and Pb concentrations in sediment detected in March were 6,92-16,4 mg/l and 1,9-11,4 mg/l, respectively, while in September were 2,3-13,9 mg/l for Cu and 4,29-9,95 mg/l for Pb. Student test analysis showed that was no significant differences between Pb and Cu concentrations (dissolved and sediment) between March and September. Generally, the concentration of heavy metals Cu and Pb in Musi River estuary were still below specified quality standards. Keywords: heavy metal, Cu, Pb, the Musi River, estuary ABSTRAK Sungai Musi merupakan satu diantara dua belas sungai besar di Provinsi Sumatera Selatan. Kualitas air sungai Musi ini mempengaruhi kualitas air perairan di muara sungai dan kehidupan disekitarnya untuk itu perlu diteliti konsetrasi Cu dan Pb. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui distribusi logam berat Cu dan Pb dan status mutu perairan pada bulan Maret dan September 2014. Sampel air dan sedimen dikumpulkan dari delapan stasiun penelitian yang tersebar di Sungai Musi bagin hilir hingga muara. Logam berat Pb dan Cu dianalisis menggunakan metode USEPA 30050B dan diukur menggunakan AAS jenis varian spektra plus dengan menggunakan flame campuran udara asetilen. Konsentrasi Cu dan Pb terlarut pada bulan Maret berturut-turut adalah 0,002 - 0,006 mg/l dan 0,002- 0,003 mg/l, bulan September adalah 0,001-0,010 mg/l Cu dan 0,001-0,005 mg/l Pb. Konsentrasi Cu dan Pb dalam sedimen pada bulan Maret berturut-turut adalah 6,92-16,4 mg/l dan 1,9-11,4 mg/l, pada bulan September 2,3-13,9 mg/l Cu dan 4,29-9,95 mg/l Pb. Hasil pengujian dengan uji-T menunjukkan bahwa konsentrasi Pb dan Cu (terlarut dan sedimen) pada bulan Maret dan September tidak berbeda nyata. Secara keseluruhan, konsentrasi logam berat Cu dan Pb di Sungai Musi bagian hilir masih dibawah beberapa baku mutu yang ditetapkan. Kata kunci: logam berat, Cu, Pb, Sungai Musi, estuari I. PENDAHULUAN Sungai Musi bagian hilir merupakan salah satu ekosistem estuaria yang kaya dengan sumberdaya ikan. Setiap tahun wila- yah muara ini menghasilkan lebih dari 3.000 ton ikan sebagai sumber pangan bagi masya- rakat (Dinas Perikanan Sumatera Selatan, 2007). Menurut Prianto dan Suryati (2010) potensi sumberdaya ikan di muara Sungai