Se m ina r Na sio na l Te kno lo g i Info rm a si d a n Multim e d ia 2014 STMIK AMIKO M Yo g y a ka rta , 8 Fe b rua ri 2014 ISSN : 2302-3805 2.04-109 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK METODE TOPSIS DAN BORDA UNTUK PENENTUAN BAKAL CALON HAJI Muhammad Hamka 1) , Ema Utami 2) , Armadyah Amborowati 3) 1) Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. Raya Dukuhwaluh PO. BOX 202, Purwokerto 53182 2),3) Magister Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl Ring road Utara, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta 55281 Email : hamka_muh@yahoo.co.id 1) , ema.u@amikom.ac.id 2) , armadyah.a@amikom.ac.id 3) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Sistem Pendukung Keputusan Kelompok untuk penentuan bakal calon haji di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Kelompok pengambil keputusan yang terlibat adalah Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Al-Islam dan Kemuhammadiyah (LPPI) dan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM). Tiap kelompok pengambil keputusan menilai kriteria yang berbeda dan menentukan keputusan alternatifnya masing-masing. Penentuan keputusan individu menggunakan metode TOPSIS, dan agregasi keputusan kelompok menggunakan metode Borda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode TOPSIS dapat menentukan alternatif keputusan individu yang lebih tepat, karena tiap alternatif dinilai dari aspek kelebihan dan kekurangannya. Data hasil penelitian juga membuktikan bahwa metode Borda dapat digunakan untuk menyatukan hasil keputusan yang diambil oleh masing- masing pengambil keputusan. Kata kunci:Sistem Pendukung Keputusan Kelompok, TOPSIS, Borda. 1. Pendahuluan Proses pemilihan bakal calon haji di UMP merupakan permasalahan yang melibatkan banyak decision makers dan kriteria yang dinilai (multikriteria), sehingga dalam penyelesaiannya diperlukan sebuah Sistem Pendukung keputusan Kelompok (SPKK). SPKK dapat membantu para decision makers dalam menentukan keputusan bakal calon haji yang tepat dan obyektif. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Menerapkan SPKK untuk pemilihan alternatif bakal calon haji secara lebih tepat; 2) Menerapkan SPK keputusan alternatif bakal calon haji oleh masing-masing kelompok pengambil keputusan menggunakan metode TOPSIS; 3) Menerapkan metode Borda untuk menghasilkan agregasi keputusan kelompok bakal calon haji yang lebih obyektif. 1.1. Penelitian Terdahulu Penelitian terdahulu mengenai SPPK adalah 1) penelitian Salahuddin [1] membahas SPKK untuk menentukan penerima dana korban konflik Aceh. Pada penelitian ini, pengambilan keputusan dilakukan oleh beberapa pihak, yaitu PimpinanBadan Reintegrasi Propinsi Aceh, Pimpinan Badan Reintegrasi Kabupaten, dan Tim Independen, 2) Penelitian SPKK lainnya dilakukan oleh Syaukani dan Kusnanto [2]. Penelitian ini membahas pemodelan sistem pendukung keputusan kelompok untuk diagnosa penyakit pneumonia. Kelompok decision makers yang terlibat pada sistem pendukung keputusan kelompok ini adalah ahli paru-paru, ahli internis, dan ahli farmasi, dimana ketiga ahli tersebut memberikan nilai preferensi terkait gejala pneumonia, kategori pneumonia yang diderita, dan pemberian antibiotik yang tepat sesuai hasil diagnosa. 3) Saharuddin [3] dalam penelitiannya membahas Sistem Pendukung Keputusan Kelompok dengan Metode TOPSIS dan BORDA untuk penentuan peringkat terbaik Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini, melibatkan beberapa kelompok pengambil keputusan, yaitu Kasubdin Menjurak Dikpora, Dewan Pendidikan, dan Komite Sekolah. Penentuan peringkat sekolah terbaik dilakukan melalui ranking tertinggi dari hasil perangkingan yang dilakukan oleh masing-masing pengambil keputusan. 1.2. Metodologi Penelitian Penelitian ini menggunakan metode FAST (Framework for the Application of Systems Thinking) untuk menunjukkan proses pengembangan sistem. FAST merupakan sebuah framework bersifat agile (tangkas) yang cukup fleksibel untuk pengembangan berbagai jenis proyek pengembangan sistem perangkat lunak [4] . Tahapan-tahapan dari fase-fase pada metode FAST yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi Scope Definition Phase, Problem Analysis Phase, Requirement Analysis Phase, Logical Design Phase, dan Construction and Testing Phase. Alur penelitian ditunjukkan pada gambar 1.