64 Media Ilmu Kesehatan Vol. 9, No. 1, April 2020 Pengaruh Konsumsi Jantung Pisang Terhadap Produksi Asi pada Ibu Nifas Ledy Octaviani Iqmy, Neneng Siti Lathifah Media Ilmu Kesehatan P-ISSN 2252-3413, E-ISSN 2548-6268 PENGARUH KONSUMSI JANTUNG PISANG TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS THE EFFECT OF BANANA HEART CONSUMPTION ON ASI PRODUCTION IN POSTPARTUM MOTHER Ledy Octaviani Iqmy¹*, Neneng Siti Lathifah² * 1 Universitas Malahayati, Jalan Pramuka No. 27, Kemiling, Bandar Lampung. Telp: (0721)273592, 271112 email : ladyunimal@gmail.com Indonesia 2 Universitas Malahayati Jalan Pramuka No. 27, Kemiling, Bandar Lampung. Telp: (0721)273592, 271112 email : nenengsitilathifah@gmail.com Indonesia ABSTRACT Background: Increased breast milk production is affected by the presence of polyphenols and steroids in the heart of a banana.. Based on the results of the survey conducted by researchers at BPM Wirahayu Panjang in August 2018, of the 10 postpartum mothers, 6 (60%) of postpartum mothers whose less breast production and 4 (40%) postpartum mothers with smooth breastfeeding. While from the total postpartum mothers in August 2018, postpartum mothers who did not breastfeed were 14 people (33.3%) and only 28 people (66.6%) were breastfeeding. Objective: of this study was to determine the Effect of Banana Heart Consumption on Breast Milk Production in Postpartum Mothers Methods: This type of research uses quantitative research with a pre-experiment approach with the design of Two Group Pretest-Postest. Population is all postpartum mothers who delivered at BPM Wirahayu Panjang with an average birth rate in April-June 2019 of 120 people.The number of samples in this study with details of 30 case groups and 30 control groups. Result: it is known that the average milk production in the intervention group after consuming banana heart in postpartum mothers is 112,500 ml. Conclusion: influence of consumption of banana heart on breast milk production in BPM Wirahayu. Keywords : Breast milk production, heart of banana, , postpartum mother PENDAHULUAN Pemberian ASI eksklusif 6 (enam) bulan merupakan investasi terbaik bagi kesehatan dan kecerdasan anak, manfaat pemberian ASI eksklusif sesuai dengan salah satu tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu pada 2030, mengurangi angka kematian ibu hingga di bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup, serta mengakhiri kematian bayi dan balita yang dapat dicegah, dengan seluruh negara berusaha menurunkan Angka Kematian Neonatal setidaknya hingga 12 per 1.000 KH dan Angka Kematian Balita 25 per 1.000 KH. 1 Sekitar 15% dari total kasus kematian anak dibawah usia lima tahun di negara berkembang disebabkan oleh pemberian ASI yang tidak eksklusif. Berbagai masalah gizi kurang atau gizi lebih juga timbul akibat dari pemberian makanan sebelum bayi berusia 6 (enam) bulan. 2 Gizi buruk berkaitan dengan tingginya kematian bayi dan balita hal ini dapat dicegah dengan pemberian ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif selama enam bulan sejak baru dilahirkan tanpa harus memberikan makanan dan dan minuman tambahan kepada bayi. Selain itu Air Susu Ibu (ASI) juga mengandung karatenoid, selenium, enzim dan mineral yang