POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA 26 PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG PEMANFAATAN WADAH PLASTIK DI KAMPUNG LAPANGO KECAMATAN MANGANITU SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE IMPROVING OF UNDERSTANDING ABOUT THE UTILIZATION OF PLASTIC CONTAINERS IN LAPANGO VILLAGE MANGANITU SELATAN OF SANGIHE ISLANDS REGENCY Chatrina Maria Agustina Bajak 1) , Ferdinand Gansalangi 1) , Christien Anggreini Rambi 1) , Sunniaty Kasengke 2) 1 Staf Dosen Pengajar Program Studi Keperawatan Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Nusa Utara 2 Alumni dan Laboran Program Studi Keperawatan Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Nusa Utara Email: chatrina2104@gmail.com Abstrak: Saat ini ada 7 (tujuh) jenis wadah plastik yang beredar di masyarakat. Masing-masing diberi simbol pada setiap kemasannya. Beberapa bahaya yang dapat di timbulkan karena penggunaan plastik bagi kesehatan tubuh antara lain dapat menyebabkan kanker, gangguan sistem saraf, depresi, pembekakan hati, gangguan reproduksi, dan radang paru paru. Selain menganggu kesehatan tubuh, plastik juga dapat menggangu ekosistem lingkungan, yaitu mengakibatkan banjir, menurunkan kesuburan tanah, menjerat hewan, meracuni makhluk hidup, pencemaraan air, dan polusi udara. Tujuan dilaksanakannya PKMS adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan wadah plastik yang benar. Jumlah partisipan yang bersedia menjadi responden dalam pengambilan data saat pengabdian berjumlah 27 orang. Materi penyuluhan yang diberikan berupa pengetahuan tentang jenis-jenis plastik yang aman dan tidak aman untuk dipakai berulang, bagaimana mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan setiap hari, serta bagaimana mendaur ulang sampah plastik sekali pakai. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman responden sebelum penyuluhan 96% berada pada kategori cukup. Setelah penyuluhan hasil evaluasi menunjukkan 100% responden berada pada tingkat pemahaman kategori baik. Kata kunci: plastik, wadah plastik, sampah plastik. Abstract: There are 7 (seven) types of plastic containers circulating in society today which their symbols are on each packaging. The dangers posed by plastic to the health of the body are causing cancer, disrupting the nervous system, depression, liver tearing, reproductive disorders, and pneumonia. In addition to disrupting the health of the body, plastic also disrupts environmental ecosystems, resulting in flooding, lowering soil fertility, ensnaring animals, poisoning living things, water pollution, and air pollution.The purpose of the implementation of the program was to improve the public's understanding about the right utilization of plastic containers. The number of respondents who were in the data collection at the time was 27 people. Materials provided by the team were about the types of plastics those were safe and unsafe to use repeatedly and how to reduce the use of plastic and recycle plastic waste. The evaluation results showed that 96% increase in respondents' level of understanding prior to counseling. The evaluation results showed 100% of respondents were at a good category level of understanding. Keywords: plastic, plastic container, plastic trash. PENDAHULUAN Wadah plastik saat ini banyak digunakan sebagai wadah penyimpanan makanan. Selain lebih ekonomis, kedap air, dan ringan, juga fleksibel untuk dibawah kemana-mana. Namun penggunaan plastik sebagai wadah makanan atau minuman dapat berdampak buruk bagi kesehatan (Ilmiawati, dkk, 2017). Untuk melepaskan penggunaan bahan plastik dari kehidupan kita mungkin sangat sulit. Tetapi, jika ingin menggunakan wadah plastik untuk menyimpan atau mengalasi makanan, maka kita perlu mengetahui keamanan plastik yang digunakan dengan cara memperhatikan nomor kode daur ulang yang tertera pada bagian bawah wadah plastik tersebut. Jenis-jenis palstik terdiri dari (1) Tipe 1 (Polyethylene teraphthalate atau PET) merupakan wadah yang hanya bisa digunakan untuk sekali pakai saja. Walaupun tidak mengandung BPA atau phthalate,