Copyright © 2022 | Jurnal Ketenagakerjaan, All rights reserved. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-
ShareAlike 4.0 International License Licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Jurnal Ketenagakerjaan
Volume 17 No. 2, 2022
Online ISSN: 2722-8770
Print ISSN: 1907-6096
Pemodelan Faktor-faktor yang Memengaruhi Jumlah Pengangguran di
Indonesia Menggunakan Metode Generalized Poisson Regression dan
Negative Binomial Regression
Albertus Eka Putra Haryanto
1
*, Wahyu Wibowo
2
1.2
Departemen Statistika Bisnis,
Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Jalan Raya ITS, Keputih, Surabaya
*Email Korespondensi: albertputr4@gmail.com
Abstrak
Pengangguran merupakan suatu kondisi di mana seseorang tidak mempunyai pekerjaan dan sedang
mencari pekerjaan Jika ditelusuri dengan melihat jumlah pengangguran yang terjadi pada tahun 2018
menuju tahun 2019 di Indonesia, trend jumlah pengangguran menunjukkan adanya kenaikan, di mana
terjadi kenaikan sebesar 0,64% jumlah pengangguran pada tahun 2019. Selain itu, tingkat
pengangguran di Indonesia pada tahun 2019 yaitu sebesar 5,28% masih belum mencapai target
tingkat pengangguran terbuka yang telah ditentukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
Republik Indonesia pada tahun 2019. Hal ini bertolak belakang dengan langkah yang telah ditempuh
oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan penyediaan lapangan kerja dan
peningkatan produktivitas tenaga kerja yang mencapai 109,49%. Oleh sebab itu, diduga terdapat
faktor-faktor yang memengaruhi jumlah pengangguran di Indonesia. Pada penelitian ini
menggunakan metode Generalized Poisson Regression dan Regresi Binomial Negatif untuk
mendapatkan model terbaik yang dapat merepresentasikan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap
jumlah pengangguran. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini merupakan data sekunder
jumlah pengangguran dan faktor-faktor yang diduga berpengaruh di mana data tersebut diambil dari
publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Didapatkan hasil pada pemodelan terbaik dengan
menggunakan regresi binomial negatif di mana variabel yang berpengaruh signifikan terhadap
jumlah pengangguran yaitu jumlah penduduk dan jumlah usaha mikro dan kecil yang terdapat di
masing-masing provinsi. Model yang diperoleh diharapkan pemerintah pusat maupun daerah dapat
lebih memperhatikan faktor tersebut untuk mengatasi permasalahan pengangguran di Indonesia.
Kata Kunci: Generalized Poisson Regression, Jumlah Pengangguran, Regresi Binomial Negatif.
DOI: 10.47198/naker.v17i2.132 Dikirim: 12-07-2022 Dipublikasikan: 30-09-2022
1. Pendahuluan
Pengangguran merupakan suatu kondisi di mana seseorang tidak memiliki pekerjaan dan
sedang mencari pekerjaan, yang tidak memiliki pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha, yang
tidak memiliki pekerjaan dan tidak sedang mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin
mendapatkan pekerjaan, dan yang sudah memiliki pekerjaan tetapi belum memulai untuk bekerja
(BPS, Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia : Labor Force Situation in Indonesia (Agustus/August
2019), 2019). Jika ditelusuri dengan melihat jumlah pengangguran yang terjadi pada tahun 2018
menuju tahun 2019 di Indonesia, trend jumlah pengangguran menunjukkan kenaikan dimana