Prosiding Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia Ke-50, Samarinda, 20 21 April 2016 453 IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA YANG MEMILIKI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DALAM FASE ETILASETAT ENDOKARPIUM BAWANG HUTAN Wiwi Winarti 1, *,Yatri Hapsari 2 , Fransiska Kurniati 1 *email : wiwi_ffup@yahoo.co.id. 1 Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta 12640 2 Puslit Bioteknologi, LIPI Cibinong 16911 ABSTRAK Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya mengenai aktivitas antioksidan dari ekstrak metanol dalam fase etil asetat kulit kayu bawang hutan yang diperoleh secara refluks dan maserasi, diketahui bahwa nilai IC 50 dari ekstrak tersebut adalah 39,66 bpj dan 87,08 bpj. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa kimia pada fase etilasetat dari ekstrak etanol endokarpium bawang hutan. Pada peneltian ini dilakukan pembuatan ekstrak secara maserasi kinetik menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian ekstrak kental etanol dipartisi dengan n-heksana, etil asetat dan air. Selanjutnya pada ekstrak etilasetat dilakukan penapisan fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dengan metode peredaman radikal bebas menggunakan DPPH, kemudian difraksinasi dengan kromatografi kolom pertama. Fraksi yang diperoleh diuji aktivitas antioksidan pada konsentrasi 100 bpj. Fraksi yang mempunyai nilai % inhibisi tertinggi difraksinasi kembali dengan kromatografi kolom kedua. Selanjutnya dilakukan pemurnian dengan KLT preparatif dan hasil KLT preparatif diidentifikasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis, FTIR dan KG-SM. Hasil penapisan fitokimia menunjukkan ekstrak etil asetat mengandung golongan senyawa kimia flavonoid, steroid, triterpenoid, minyak atsiri dan kumarin. Uji aktivitas antioksidan terhadap ekstrak dari fraksi etil asetat diperoleh nilai IC50 sebesar 51,52 bpj. Hasil fraksinasi kromatografi kolom pertama isolat-2 dengan nilai % inhibisi sebesar 42,86%. Isolat terpilih dari hasil pemurnian dengan KLT preparatif adalah isolat 2.7.2 Berdasarkan analisis spektra UV-Vis, FTIR dan KG-SM diduga senyawa yang mempunyai aktivitas antioksidan adalah kolesta- 3,5-dien. Kata kunci: Scorodocarpus borneensis, fase etil asetat, antioksidan. ABSTRACT Based on the results of previous research in methanol extract of ethyl acetate phase of the bark forest onion by reflux and maceration, has antioxidant activity with the IC50 value of 39.66 ppm and 87.08 ppm. This study aimed to identify chemical compounds on the ethyl acetate phase from ethanol extract of forest onion endocarpium. In this study conducted extract manufacture with kinetic maceration using ethanol 96%, then condensed ethanol extract was partitioned with n-hexane, ethyl acetate and water. Furthermore, the ethyl acetate extract conducted phytochemical screening and antioxidant activity assay with reduction of free radicals method using DPPH, then fractionated by first column chromatography. Fractions obtained were tested antioxidant activity at a concentration of 100 ppm, the fraction that has the highest value of % inhibition will fractionated by second column chromatography back. Further purification is done by TLC preparative