KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Volume 3, Nomor 1, Oktober 2019 DOI: 10.30865/komik.v3i1.1569 ISSN 2597-4645 (media online) ISSN 2597-4610 (media cetak) Page: 64-72 Page | 64 http://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/komik IMPLEMENTASI ALGORITMA C5.0 PADA KELULUSAN PESERTA UJIAN KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA (UKBI) PADA BALAI BAHASA SUMATERA UTARA Mauhati Pardede 1 , Efori Buulolo 2 , Eferoni Ndruru 3 Program Studi Teknologi Informatika STMIK Budi Darma,Medan, Indonesia Email: 1 mauhati.pardede02@gmail.com, 2 buuloloefori21@gmail.com, 3 eferonindruru@gmail.com Abstrak Berkembangnya era modern membuat banyak orang semakin terpengaruh dalam menggunakan bahasa asing dikehidupan sehari hari. Hampir setiap hari kalangan masyarakat terlebih generasi dizaman sekarang ini lebih memahami dalam penggunaan bahasa asing dari pada bahasa yang berasal dari negerinya sendiri. Salah satu usaha memperkukuh kedudukan Bahasa Indonesia dilakukan oleh Badan Balai Bahasa dengan mengembangkan alat uji kemahiran berbahasa Indonesia yang disebut dengan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dinilai berdasarkan beberapa faktor kemampuan peserta yaitu mendengarkan, meresponkan kaidah,membaca,menulis dan berbicara. Selama ini peserta UKBI pada Balai Bahasa Sumatera Utara sebagian ada yang tidak lulus atau gagal, salah satu faktor penyebabnya adalah penilaian tidak terpenuhi.Untuk mengatasi permasalahan diatas diperlukan sebuah metode. Adapun teknik yang dapat dimanfaatkan dalam proses mengolah data adalah klasifikasi dengan algoritma C5.0. Algoritma C5.0 adalah salah satu algoritma klasifikasi yang diterapkan pada teknik decision tree yang diproses menggunakan information gain. Dalam memilih atribut untuk pemecah obyek dalam beberapa kelas harus dipilih atribut yang menghasilkan information gain paling besar atribut dengan nilai information gain tertinggi akan dipilih sebagai parent bagi node selanjutnya. Kata kunci: Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia,Algoritma C5.0 Abstract The development of the modern era has made many people more influenced in using foreign languages in their daily lives. Almost every day, the people especially the generation in this era understand more about the use of foreign languages than the language from their own country. One of the efforts to strengthen the position of Indonesian is carried out by the Balai Balai Bahasa by developing an Indonesian language proficiency test tool called the Indonesian Language Proficiency Test (UKBI). The Indonesian Language Proficiency Test (UKBI) was assessed based on several factors of the participant's ability to listen, respond to the rules, read, write and speak. So far some of the UKBI participants at the North Sumatra Language Center have failed or failed, one of the contributing factors is that the assessment was not fulfilled. To overcome the problems above, a method is needed. The technique that can be utilized in the process of processing data is the classification with the C5.0 algorithm. C5.0 algorithm is a classification algorithm applied to decision tree techniques that are processed using information gain. In selecting attributes for object breakers in several classes, the attribute that produces the greatest information gain with the highest information gain value will be chosen as the parent of the next node. Keywords: Indonesian Language Proficiency Test, C5.0 Algorithm 1. PENDAHULUAN Kelulusan adalah kegiatan paling akhir dari manajemen seorang peserta didik, kelulusan juga dapat diartikan dengan pernyataan dari lembaga pendidikan tentang telah diselesaikannya program pendidikan yang harus diikuti peserta. Kelulusan dinilai berdasarkan kompetensi lulusan dan proses kelulusan. Kompetensi lulusan ialah kemampuan minimal yang harus dicapai oleh peserta setelah mengikuti pendidikan pada jenjang atau satuan pendidikan tertentu. Proses kelulusan adalah kegiatan paling akhir dari manajemen peserta didik.[1] Balai Bahasa Sumatera Utara adalah lembaga yang memiliki visi mewujudkan insane berkarakter dan jati diri bangsa melalui bahasa dan sastra Indonesia yang memegang peran penting dalam memperkukuh kedudukan Bahasa Indonesia di tingkat nasional, mengembangkan penggunaan Bahasa Indonesia di tingkat regional, dan memartabatkan Bahasa Indonesia di tingkat Internasional. Salah satu usaha memperkukuh kedudukan Bahasa Indonesia dilakukan oleh Badan Balai Bahasa dengan mengembangkan alat uji kemahiran berbahasa Indonesia yang disebut dengan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).[5] Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dinilai berdasarkan beberapa faktor kemampuan peserta yaitu mendengarkan, meresponkan kaidah, membaca, menulis dan berbicara. Selama ini peserta UKBI pada Balai Bahasa Sumatera Utara sebagian ada yang tidak lulus atau gagal, salah satu factor penyebabnya adalah penilaian tidak terpenuhi, dan begitu juga pada kelulusan peserta UKBI. Selama ini Balai Bahasa Sumatera Utara belum memanfaatkan data-data kelulusan peserta UKBI sebelumnya untuk menganalisis factor penyebab lulus atau gagalnya peserta UKBI .[5] Untuk mengatasi permasalahan diatas diperlukan sebuah metode. Adapun teknik yang dapat dimanfaatkan dalam proses mengolah data adalah klasifikasi dengan algoritma C5.0. Algoritma C5.0 adalah salah satu algoritma klasifikasi yang diterapkan pada teknik decision tree yang diproses menggunakan information gain. Dalam memilih atribut untuk pemecah obyek dalam beberapa kelas harus dipilih atribut yang menghasilkan information gain paling besar atribut dengan nilai information gain tertinggi akan dipilih sebagai parent bagi node selanjutnya. Dengan algoritma C5.0