ISSN : 2598–3814 (Online), ISSN : 1410–4520 (Cetak) 38 Buletin Utama Teknik Vol. 13, No. 1, September 2017 ANILISIS JARINGAN DENGAN ROUTING PROTOKOL BERBASIS SPF (SHORTEST PATH FIRST) DJIKSTRA ALGORITHM Oris Krianto Sulaiman, Khairuddin Nasution Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik UISU oris.ks@ft.uisu.ac.id; khairuddin_nst@ft.uisu.ac,id Abstrak Untuk membangun table routing, setiap routing protocol menjalankan algorithma routing, algorithma routing inilah yang mengatur proses kerja dan karakteristik kerja dari sebuah routing protocol. Jika dikelompokkan berdasarkan algorithma routing yang digunakan maka protokol routing terbagi menjadi 2 bagian kategori besar yaitu vector routing protocol dan link state routing protocol. Permasalahan terjadi ketika administrator jaringan seringkali kesulitan untuk menentukan jalur terpendek dari sebuah topologi jaringan, protokol routing link state menggunakan algorithma routing SPF (Shortest Path First) atau sering disebut djikstra, memungkinkan pencarian jalur terpendek dari sebuah topologi jaringan untuk mencapai remote network. Dalam mencapai path terpendek algorithma SPF tidak menggunakan jumlah lompatan (houp count) namun algorithma ini menggunakan cost kumulatif dari setiap link antar router untuk mencapai suatu remote network. Kata-kata Kunci: Table Routing, Routing Protocol, Algorithma SPF (Djikstra) I. Pendahuluan Router berfungsi untuk mengirimkan paket data dari satu network ke network lain sekaligus menentukan jalur terbaik (best path) untuk mencapai network tujuan, untuk menjalankan fungsi tersebut router menggunakan tebel yang disebut table routing yang mana table tersebut berisikan informasi keberadaan beberapa network, baik yang terhubung langsung (directly connected network) maupun network yang tidak terhubung langsung (remote network). Sebagai administrator jaringan cukup mengkonfigurasi IP address pada setiap interface kemudian mengaktifkan protocol routing, protokol inilah yang digunakan router untuk mengenali jaringan kemudian menginformasikan jaringan miliknya ke router-router lainnya selanjutnya protocol routing akan menentukan jalur terbaik (best path) menuju network tujuan dan memasukkan best path tersebut kedalam table routing dalam bentuk entry routing. II. Tinjauan Pustaka 2.1 Open Shortest Path First OSPF (Open Shortest Path First) merupakan protocol routing link state dan digunakan untuk menghubungkan router-router yang berada dalam satu Autonomous System (AS) sehingga protocol routing ini juga termasuk kategori Interior Gateway Protocol (IGP). Autonomous System (AS) merupakan kumpulan router-router yang berada dibawah kendali administrasi dan strategi routing yang sama. Umumnya OSPF diterapkan pada jaringan skala besar karena memiliki kemampuan untuk mencapai kondisi convergence yang sangat cepat, baik pada saat jaringan pertama dihidupkan maupun bila terjadi perubahan jaringan. Untuk dapat menangani jaringan yang berskala besar, maka OSPF menggunakan konsep area dalam implementasinya. Pengimplementasian OSPF dikenal dengan 2 cara yaitu Single Area OSPF dan Multi Area OSPF. 2.2 Karakteristik OSPF Protokol routing OSPF memiliki karakteristik sebagai berikut: - Merupakan link state routing protocol, sehingga setiap router memiliki gambaran topologi jaringan. - Menggunakan Hello Packet untuk mengetahui keberadaan router tetangga (neighbor router). - Routing update hanya dikirimkan jika terjadi perubahan dalam jaringan dan dikirimkan secara multicast. - Dapat bekerja dengan konsep hirarki karena dapat dibagi berdasarkan konsep area. - Menggunakan cost sebagai metric, dengan cost terendah yang akan menjadi metric terbaik. - Tidak memiliki keterbatasan hop count, tidak seperti RIP yang hanya bisa menjangkau 15 hop count. - Merupakan classless routing protocol. - Secara default nilai Administrative Distance 110. - Memiliki fitur authentication pada saat pengiriman routing update. 2.3 Router OSPF Router yang menjalankan OSPF hanya akan bertukar informasi routing (routing update) dengan router OSPF lainnya yang berada dalam satu autonomous system (AS). Namun sebelum melakukan pertukaran informasi routing tersebut melakukan beberapa tahapan. Router OSPF akan mengirimkan beberapa paket OSPF yang kesemuanya digunakan untuk membangun link state database dan dengan menjalankan shortest path first (SPF) djikstra algoritma akan dihasilkan table routing yang akurat, pada OSPF dikenal kondisi adjacency antar router. Sebelum router-