J.REKAPANGAN, Vol.9, No.1, Juni 2015 15 AKTIFITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 60% DAN EKSTRAK AIR KULIT BUAH NAGA MERAH TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DAN ESCHERICIA COLI (Antibacterial Activity of Ethanol 60% and Distilled Water Extract from Red Pitaya (Hylocereus Polyrhizus) Peel to Bacteria Staphylococcus Aureus and Eschericia Coli) Anni Faridah*, Daimon Syukri**, Rahmi Holinesti* *Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang **Fakultas Teknik Pertanian Universitas Andalas faridah.anni@gmail.com Abstract The purpose of this study was to compare the antibacterial activity of 60% ethanol and extracts distilled water from red pitaya (Hylocereus polyrhizus) peel to bacteria Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The treatment used was the concentration of the extract with some dilution treatment. Antibacterial activity test performed using paper disc diffusion method and observation of inhibitory zone. The results showed that the antibacterial activity of ethanol extract of 60% and distilled water from red pitaya peel differ in inhibiting bacteria Staphylococcus aureus and Escherichia coli, where the ability of antibacterial against Staphylococcus aureus bacteria better than bacteria Escherichia coli. Keywords: ethanol 60% extract, distilled water, red pitaya peel, antibacterial Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antibakteri ekstrak etanol 60% dan ekatrak air dari kulit buah naga merah terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi ekstrak dengan beberapa perlakuan pengenceran. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi kertas cakram serta pengamatan zone hambat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri ekstrak etanol 60% dan air kulit buah naga merah berbeda dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus dan Eschericia coli, dimana kemampuan antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus lebih baik dari pada bakteri Eschericia coli. Kata kunci : ekstrak etanol 60%, air, kulit buah naga merah, antibakteri PENDAHULUAN Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) yang berwarna merah atau merah violet merupakan sumber pigmen betalain. Betalain merupakan pigmen berwarna merah- violet dan kuning-orange yang banyak terdapat pada buah, bunga, dan jaringan vegetatif (Strack et al., 2003). Betalain adalah pigmen kelompok alkaloid yang larut air, pigmen bernitrogen, dan merupakan pengganti antosianin pada sebagian besar family tanaman ordo Caryophyllales, termasuk Amaranthaceae, dan bersifat mutual eksklusif dengan pigmen antosianin (Cai et al., 2005; Grotewold, 2006). Sifat ini berarti bahwa pigmen betalain dan antosianin tidak pernah dijumpai bersama-sama pada satu tanaman. Oleh karena itu pigmen betalain sangat signifikan dalam penentuan taksonomi tanaman tingkat tinggi. Menurut Saati (2011), kulit buah naga merah berjumlah 30-35 % dari berat buahnya dan seringkali hanya dibuang sebagai sampah. Padahal hasil penelitian menunjukkan kulit buah naga merah mengandung antioksidan dan juga dapat menurunkan kadar kolesterol (Kanner et al., 2001) dan antibakteri (Sri Amalia dkk., 2014). Aplikasi ektrak kulit buah naga merah yang sangat luas tidak lepas dari faktor pelarut yang digunakan pada saat proses ekstraksi dilakukan, pelarut pengekstrak yang digunakan harus juga merupakan pelarut yang aman dan ramah lingkungan, karena apabila ada residu pelarut yang tinggal diekstrak tidak akan membahayakan terhadap lingkungan baik terhadap manusia maupung lingkungan secara umumnya. Penggunaan pelarut pengekstrak juga akan mempengaruhi konsentrasi zat aktif yang diinginkan. Pelarut yang digunakan juga harus dipertimbangkan, jika ekstrak yang dihasilkan diperuntukkan untuk pangan. Penelitian ini mencoba melihat efektifitas penggunaan pelarut yang aman dan ramah lingkungan dalam proses ekstraksi betalain dari kulit buah naga merah terhadap kemampuan aktifitas antibakteri Staphylococcus aureus dan Eschericia coli brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by E-Journal UPN "Veteran" Jatim