ANALISIS GANGGUAN JARINGAN TRANSPORT DWDM UNTUK MENINGKATKAN AVAILABILITY Analysis of DWDM Transport Network Failure to Increase the Availability Intan Rizkyani Sarah 1 , Sugito, S.Si., M.T., Nanan Kusnandi, S.Si. 3 1,2,3 Prodi S1 Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom Jln. Telekomunikasi No.1 Terusan Buah Batu Bandung 40257 Indonesia 1 irsarah@students.telkomuniversity.com, 2 sugito@telkomuniversity.ac.id, 3 nananskso@gmail.com ABSTRAK Tugas akhir ini membahas analisis gangguan yang terjadi pada jaringan kabel serat optik yang menggunakan teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) untuk meningkatkan nilai availaibiity dengan area penelitian ring-1 yang berada di Wilayah Usaha Telekomunikasi Jawa Barat bagian Tengah (Witel Jabar Tengah) PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Wilayah ini dipilih karena mempunyai frekuensi gangguan yang sering. Penelitian ini dimulai dengan menentukan area penelitian, yaitu Witel Jabar Tengah. Selanjutnya, dilakukan pengumpulan konfigurasi jaringan ditentukan penelitian terpusat di ring-1 Witel Jabar Tengah. Kemudian dilakukan pengumpulan data gangguan yang terjadi pada area tersebut. Setelah data diperoleh, data tersebut diolah untuk ditentukan link mana yang mengalami gangguan dan penyebab gangguan tersebut. Tahapan selanjutnya adalah dilakukan analisis berdasarkan parameter yang telah ditentukan yaitu availability. Tahap terakhir adalah analisis solusi jika nilai availability berada di bawah standar yang ditentukan PT Telkom. Dari hasil evaluasi dalam kurun waktu Januari 2014-Maret 2016, gangguan paling dominan disebabkan oleh pihak ketiga. Ruas paling banyak mengalami gangguan adalah ruas Subang-Patrol. Nilai availability rata-rata sebesar 99,51% yang masih di bawah standar. Hal ini terjadi karena waktu penanganan gangguan yang panjang. Pemindahan core adalah salah satu cara yang dapat menekan waktu penanganan gangguan. Kata kunci :evaluasi, dwdm, gangguan, serat optik, availability ABSTRACT This thesis explores the analysis of failure of the fiber optic network technology that uses Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) to increase the value availaibiity the study area ring-1 which is in the Witel Jabar Tengah PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. The area was chosen because the frequency of failure is high. The study began by determining the area of research, namely Witel Jabar Tengah. Furthermore, collected data of specified network configuration and centralized research in ring-1 Witel Jabar Tengah. Then collected the data failure in these areas. Once the data is acquired, the data is processed to determine where the link is broken. The next stage is to do an analysis based on predetermined parameters, namely availability. The last stage is the analysis of the cause and solution if the availability is below the prescribed standards by PT Telkom.From the results of the evaluation in the period January 2014-March 2016, the most dominant failure caused by a third party. Most impaired link is Subang-Patrol. Availability value an average of 99.51%, which is still below standard. This happens because of the long time of repair. Displacement core is one way to suppress the repair time. Keyword : evaluation, DWDM, disturbance, fiber optic, availability 1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang Masalah Tugas akhir sebelumnya telah menjelaskan analisis performansi pada jaringan serat optik dengan judul Evaluasi Performansi Teknologi DWDM Jaringan Non-Homogen Pada Sistem Komunikasi Serat Optik Regional Metro Jawa Barat” [6]. Dari hasil tugas akhir tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem belum bekerja dengan baik karena nilai availability tidak memenuhi standar yang ditetapkan PT Telkom. Pada penelitian ini dibahas mengenai peningkatan performansi dengan meningkatkan nilai availability pada jaringan transport serat optik yang menggunakan teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) di Ring-1 Witel Jabar Tengah yang sering mengalami gangguan transmisi. Ring tersebut dipilih karena memiliki banyak gangguan dalam kurun waktu Januari 2014 sampai Maret 2016. Penelitian ini dimulai dengan menentukan area penelitian, yaitu Witel Jabar Tengah. Selanjutnya, dilakukan pengumpulan data-data konfigurasi jaringan dan ditentukan penelitian terpusat di ring-1 Witel Jabar Tengah. Kemudian dilakukan pengumpulan data gangguan yang terjadi pada area tersebut. Setelah data diperoleh, data tersebut diolah untuk brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library