Buletin SWIMP, Vol. 01, No. 02 November 2021 : 084 – 089 e-ISSN : 2798-4044 84 Pelestarian Ekosistem Mangrove Melalui Pemanfaatan Jeruju (Acanthus Ilicifolius) sebagai Makanan Ringan Alternatif Mangrove Ecosystem Conservation through the Utilization of Jeruju (Acanthus Ilicifolius) as an Alternative Snack Muhammad Romdonul Hakim 1* , Abdul Rahman 1 , Fajar Alhabsi 1 , Vicky Rizky Affandi Katili 2 , Mustasim 2 1 Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran 2 Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong *Korespondensi : anugerah.hakim@gmail.com ABSTRAK Abstrak: Jeruju selama ini kurang termanfaatkan bahkan hanya dianggap semak belukar hingga tak jarang habitatnya menjadi terancam. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi masyarakat bahwa jeruju dapat diolah menjadi keripik yang bernilai ekonomi tinggi sehingga penting untuk menjaga kelestariannya. Kegiatan ini dilakukan dengan mengundang ibu-ibu warga Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran sebanyak 10 orang untuk mengikuti pelatihan mengenai pembuatan keripik jeruju. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan selama praktik pembuatan keripik jeruju, seluruh peserta pelatihan dapat mempraktikan dengan cermat tanpa menunjukkan kesulitan. Kata Kunci: keripik; jeruju; lestari Abstract: Jeruju has so far been underutilized and even considered shrubs so that its habitat is often threatened. The purpose of this community service activity is to educate the public that jeruju can be processed into chips with high economic value, so it is important to maintain its sustainability. This activity was carried out by inviting 10 women from Babakan Village, Pangandaran Regency to attend training on making jeruju chips. The results of monitoring and evaluation showed that during the practice of making jeruju chips, all the trainees could practice them carefully without showing any difficulties. Keywords: chips; holy mangrove; sustainable A. LATAR BELAKANG Mangrove merupakan jenis tumbuhan yang biasa tumbuh di perairan estuari karena kemampuannya untuk dapat bertahan hidup pada habitat bersalinitas tinggi dan bersubstrat lumpur. Mangrove memiliki fungsi ekologis sebagai pelindung pantai alami dari abrasi karena memiliki perakaran yang kuat mencengkram substrat. Hal ini juga yang menyebabkan mangrove sebagai perangkap sedimen alami dan membuat perairan estuari menjadi kaya akan nutrien (Sasauw et al., 2016; Hartati et al., 2016; Agungguratno & Darwanto, 2016). Ekosistem mangrove selain berfungsi sebagai penahan abrasi juga berfungsi sebagai nursery ground bagi berbagai jenis biota akuatik, seperti ikan, udang dan kepiting. Tanaman mangrove juga berfungsi sebagai bahan olahan pangan. Salah satu jenis mangrove yang dapat diolah menjadi bahan pangan adalah jeruju (Acanthus ilicifolius). Selain sebagai bahan pangan yang lezat, jeruju juga dikenal sebagai tumbuhan obat. Jeruju dapat digunakan sebagai obat bisul, luka bakar dan koreng serta dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai obat antikanker. Jeruju juga dapat digunakan sebagai pengawet alami makanan karena berfungsi