Seminar Nasional Sains dan Teknologi 2017 Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta , 1-2 November 2017 1 Website : jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek TK- 023 p- ISSN : 2407 1846 e-ISSN : 2460 8416 PEMANFAATAN URINE KAMBING PADA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP KUALITAS UNSUR HARA MAKRO (NPK) Eddy Kurniawan 1* , Zainuddin Ginting 2 , Putri Nurjannah 3 1,2,3 Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malilkussaleh Kampus Bukit Indah, Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh 24352 * Email : ediekur@yahoo.com ABSTRAK Pupuk organik cair adalah pupuk yang bahan dasarnya berasal dari hewan atau tumbuhan yang sudah mengalami fermentasi dan bentuk produknya berupa cairan. Pupuk organik cair mengandung unsur hara makro seperti, fosfor, nitrogen, kalium dan unsur hara mikro lainnya yang dibutuhkan oleh tanaman serta dapat memperbaiki unsur hara dalam tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghitung kandungan nitrogen, fosfor dan kalium dalam pupuk organik cair yang terbuat dari bahan baku utama yaitu urine kambing serta bahan pendukung yang berupa air buah nanas busuk, air kelapa, cocopeat, air gedebong pisang dan rumen sapi. Salah satu pembuatan pupuk organik cair melalui teknik fermentasi. Dalam hal ini digunakan bioaktivator EM-4 effective microorganisme dan empat variasi penggunaan volume urine kambing untuk mengetahui pengaruh unsur hara makro yang terbaik untuk pupuk organik cair. Variasi penambahan urine kambing antara lain: 150, 200, 250, dan 300 ml, dan difermentasikan selama 9, 12, 15, dan 18 hari. Hasil penelitian dari penggunaan volume urine kambing yang terbaik pupuk organik cair terdapat pada Penggunaan volume urine kambing sebanyak 300 ml dengan kandungan unsur hara makro nitrogen 0,69% fosfor 2,09% dan kalium 0,64% pada hari ke 18. Nilai kecepatan maksimum enzimatik tertinggi (Vmax) adalah 0,021 ml/jam dengan waktu fermentasi selama 15 hari. Semakin banyak substrat maka semakin tinggi kecepatan enzimatik. Dan nilai Km yang yang tertinggi yaitu 1,6245 pada waktu fermentasi 9 hari Kata kunci : Pupuk Organik Cair, Urine Kambing, Nitrogen, Fosfor, Kalium ABSTRACT Liquid fertilizer is organic fertilizer which is essentially a material derived from animals or plants that are already experiencing forms of fermentation and its products in the form of liquid. Organic liquid fertilizer contains macro nutrient elements such as phosphorus, nitrogen, potassium and other micro-nutrient elements required by plants and can improve the nutrient elements in soils. The purpose of this study is to calculate the content of nitrogen, phosphorus and potassium in organic liquid fertilizer made from primary raw materials namely goat urine as well as supporting materials in the form of the pineapple water of putrid , cocopeat, coconut water, water of gedebong and cow's rumen. One of the manufacture of liquid organic fertilizer through fermentation techniques. In this case use bioaktivator EM-4 effective microorganisme and four variations of the use of goat urine volume to know the influence of macro nutrient elements are best for liquid organic fertilizer. Variation among others goat urine addition: 150, 200, 250, and 300 ml, and fermented for 9, 12, 15, and 18 days. Research results from the use of goat urine volume is the best liquid organic fertilizer contained on the use of goat urine volume by as much as 300 ml with macro nutrient elements nitrogen content of 0.69% 2.09% phosphorus and potassium 0.64% on day 18. The value of maximum speed (Vmax) of the highest enzymatic is 0.021 ml/hour with a time of fermentation for 15 days. The more substrate is then the higher speed of enzymatic. And the value of Km the highest i.e. 1.6245 on fermentation time of 9 days. Keywords : Organic Liquid Fertilizers, Urine Goats, Nitrogen, Phosphorus, Potassium PENDAHULUAN Pupuk organik cair berisi berbagai zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Pupuk organik cair mengandung unsur hara, posfor, nitrogen, dan kalium yang dibutuhkan oleh tanaman serta dapat memperbaiki unsur hara dalam tanah. Pupuk organik cair adalah pupuk yang bahan dasarnya berasal dari hewan atau tumbuhan yang sudah mengalami fermentasi dan bentuk produknya berupa cairan. Kandungan bahan kimia di dalamnya maksimum 5%. Pupuk organik cair merupakan salah satu bahan yang sangat penting dalam upaya memperbaiki kesuburan tanah secara aman, dalam arti produk pertanian yang dihasilkan brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Prosiding Semnastek