Communnity Development Journal Vol.3, No.2 Juni 2022, Hal.1179-1186 P-ISSN 2721-4990 | E-ISSN 2721-5008 1179 STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PETERNAKAN KELOMPOK TANI SAPAKEK BASAMO RIMBO BARANTAI DI KELURAHAN TANAH GARAM KOTA SOLOK Edi Firnando 1 , Delsi Afrini 2 , Mahmud 3 , Mardianto 4 , Helmayuni 5 , Yusmi Nelfi 6 , Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Mahaputra Muhammad Yamin e-mail: edi_firnando@yahoo.com Abstrak Kelompok tani Sapakek Basamo merupakan kelompok tani yang bergerak dalam penggemukan sapi potong yang ada di Kelurahan Tanah Garam Kota Solok. Kelompok tani ini memiliki anggota sebanyak 25 orang dengan kepemilikan sapi masing- masing anggotanya berkisar 1-3 ekor sapi. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok mitra selama ini adalah pengelolaan kelompok dan usaha ternak yang masih sederhana, skala usaha yang masih kecil, dan belum mempunyai strategi dan program pengembangan usaha peternakan kelompok. Solusi yang akan diterapkan untuk mengatasi masalah mitra ini adalah melakukan penguatan kelompok baik manajemen organisasi, administrasi dan keuangan. Untuk meningkatkan pengetahuan anggota dan motivasi peningkatan pendapatan petani diperkenalkan cara menghitung analisa usaha peternakan, dimana untuk pengelolaan sebanyak 5 ekor sapi dapat memberi keuntungan sebesar Rp. 62.675.000. Kelompok mitra juga sudah dapat menyusun beberapa strategi pengembangan usaha peternakan berdasarkan identifikasi kondisi internal dan eksternal kelompok. Metode yang digunakan dalam penguatan sosial ekonomi kelompok tani ini adalah dengan penyuluhan dan FGD (Fokus Group Discussion). Kata kunci: Strategi, Pengembangan, Kelompok Tani Abstract The Sapakek Basamo farmer group is a farmer group engaged in fattening beef cattle in Tanah Garam Village, Solok City. This farmer group has 25 members with cattle ownership of each member ranging from 1-3 cows. The problems faced by partner groups are the management of groups and livestock businesses that are still simple, the scale of business is still small, and they do not have strategies and programs for developing group livestock businesses. The solution that will be applied to overcome this partner problem is to strengthen the group both in organizational management, administration and finance. To increase members' knowledge and motivation to increase farmer's income, a method of calculating livestock business analysis was introduced, where for the management of 5 cows, a profit of Rp. 62,675,000. The partner group has also been able to develop several strategies for developing livestock business based on the identification of the group's internal and external conditions. The method used in strengthening the socio-economic status of this farmer group is through counseling and FGD (Focus Group Discussion). Keywords: Strategy, Development, Farmer Group PENDAHULUAN Program pengabdian kepada masyarakat merupakan sarana bagi perguruan tinggi untuk melaksanakan tri darma perguruan tinggi yang ketiga yaitu pengabdian pada masyarakat. Program yang kami usulkan kali ini berjudul “Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Kelompok Tani Sapakek Basamo Rimbo Barantai di Kelurahan Tanah Garam Kota Solok. Melalui pengabdian ini pengurus kelompok tani bersma anggota diharapkan dapat mengetahui langkah- langkah yang dapat dilakukan untuk pengembangan usaha peternakan mereka dengan melihat kondisi internal dan eksternal usaha peternakan yang kelompok tani miliki. Kelompok tani Sapakek Basamo Rimbo Barantai yang berlokasi di Kelurahan Tanah garam Kota Solok merupakan kelompok tani yang kegiatan utamanya adalah usaha peternakan sapi, khususnya penggemukan sapi potong. Kelompok tani ini sudah berdiri semenjak tahun 2016 dan terdaftar pada Dinas peternakan Kota Solok. Kelompok tani Sapakek Basamo Rimbo Barantai beranggotakan 25 orang petani dengan kepemilikan sapi berkisar antara 1-3 ekor sapi