Prosiding Seminar Nasional & Call for Paper "Peran Perempuan Sebagai Pahlawan di Era Pandemi" Vol. 8 No. 1 : Agustus 2021 ISSN. 2355-2611 86 PSYCHOLOGICAL WELL BEING (PWB) TERHADAP WORK LIFE BALANCE (WLB) PADA PEREMPUAN BEKERJA Firsty Oktaria Grahani 1 , Ressy Mardiyanti 2 , Nina Permei Sela 3 , Sinta Nuriyah 4 1 Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Wijaya Putra 2 Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Wijaya Putra 3 Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Wijaya Putra 4 Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Wijaya Putra oktaria@uwp.ac.id, ressymardiyanti@uwp.ac.id, ninapermeisela@gmail.com, shintadinda78@gmail.com ABSTRAK Psychological well being (PWB) sebagai pencapaian penuh dari potensi psikologis seseorang dan suatu keadaan ketika individu dapat menerima kekuatan dan kelemahan diri apa adanya, memiliki tujuan hidup, mengembangkan relasi yang positif dengan orang lain, menjadi pribadi yang mandiri, mampu mengendalikan lingkungan, dan terus bertumbuh secara personal (Ryff, 1995). Wanita yang bekerja merupakan hal yang sudah biasa pada saat ini. Pada tahun 2000, tiga per lima wanita bekerja dan pada usia 25 sampai dengan 44 tahun sebanyak 75% wanita bekerja, 60% wanita bekerja dan memiliki anak di bawah usia 12 tahun, dan wanita yang akan bekerja di luar rumah selama kehidupan dewasa adalah 90% (Betz dalam Utami, 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara PWB terhadap WLB pada perempuan bekerja dan untuk memperoleh gambaran dinamika pengaruh PWB terhadap WLB pada perempuan bekerja pada perusahaan “X”. Data dikumpulkan dengan menggunakan alat ukur berupa skala psychological well being (PWB) dan skala work life balance (WLB). Sampel yang digunakan adalah 144 perempuan usia produktif dan bekerja dengan rentang usia 17-60 tahun pada perusahaan “X”. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan teknik analisa data menggunakan Kendall’s W. Hasil penelitian diperoleh bahwa koefisien korelasi antara Psychological Well Being (PWB) dengan Work Life Balance (WLB) sebesar 0,410 dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Psychological Well Being (PWB) dengan Work Life Balance (WLB). Nilai koefisien korelasinya positif sehingga jika Psychological Well Being semakin tinggi maka Work Family Balance juga akan meningkat. Kata kunci : Psychological Well Being (PWB), Work Life Balance (WFB), Perempuan Bekerja ABSTRACT Psychological well being (PWB) as the full achievement of one's psychological potential and a situation when individuals can accept their strengths and weaknesses as they are, have a purpose in life, develop positive relationships with other people, become independent individuals, able to control the environment, and continue to grow. grow personally (Ryff, 1995). Working women are common nowadays. In 2000, three-fifths of women worked and at the age of 25 to 44 years 75% of women worked, 60% of women worked and had children under the age of 12, and 90% of women who would work outside the home during their adult life. (Betz in Utami, 2011). This study aims to determine the relationship between PWB and WLB in working women and to obtain an overview of the dynamics of the influence of PWB on WLB in women working at company "X". Data were collected using measuring instruments in the form of a psychological well being (PWB) scale and a