Jurnal Kebidanan Universitas Islam Lamongan ISSN 2086-2792 (Print) Vol. 10 No. 2, Desember 2018 45 Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Tingkat Keberhasilan Toilet Training Pada Anak Usia 18-36 Bulan Eka Sarofah Ningsih Program Studi D III Kebidanan Universitas Islam Lamongan Email: ekahp88@yahoo.com ABSTRAK Toilet training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil atau buang air besar. Ibu yang tidak menerapkan toilet training sejak dini akan membuat orang tua semakin sulit untuk mengajarkan pada anak ketika anak bertambah usianya, anak tidak mandiri dan masih membawa kebiasaan mengompol hingga besar. Penilitian ini ingin membuktikan apakah ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet training pada anak usia 18-36 bulan di Desa Tanjung Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasional dengan menggunakan observasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 43 responden dengan menggunakan teknik total populasi. Variabel yang diukur adalah pola asuh orang tua sebagai variabel independen, sedangkan variabel dependenya keberhasilan toilet training pada anak usia 18-36 bulan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini sebagian besar orang tua menggunakan pola asuh demokratis, sedangkan tingkat keberhasilan toilet training sebagian besar anak sudah bisa melakukan toilet training dengan baik. Uji Statistik yang di gunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Non Parametrik Uji Chi Square didapatkan X 2 hitung = 19,04 dan p value = 0.000 dimana p < 0,05 maka H0 ditolak sehingga H1 diterima yang artinya ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet training pada anak usia 18-36 bulan. Diharapkan ibu selalu melatih anaknya dalam toilet training dan menggunakan pola asuh yang tepat agar tingkat keberhasilan toilet training dapat tercapai. Kata Kunci : Pola Asuh, Toilet Training, anak usia 18-36 bulan PENDAHULUAN Pola pengasuhan (parenting) atau perawatan anak sangat bergantung pada nilai-nilai yang dimiliki keluarga (Supartini, 2002). Pola asuh merupakan proses dari tindakan yang mempunyai tujuan untuk dicapai sedang masa tersebut dimulai dari masa kehamilan (Wong, 2003). Toilet training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil atau buang air besar. Toilet training secara umum dapat dilaksanakan pada setiap anak yang sudah mulai memasuki fase kemandirian pada anak. Fase ini biasanya pada anak usia 18–36 bulan. Dalam melakukan toilet training ini, anak membutuhkan persiapan fisik, psikologis maupun intelektualnya. Dari persiapan tersebut anak dapat mengontrol buang air besar dan buang air kecil secara mandiri (Hidayat, 2005). Umumnya pengajaran toilet training yang dilakukan oleh orang tua yaitu 31% orang tua mulai mengajarkan pada usia anak 18-22 bulan, 27% mulai di usia 23-27 bulan, dan 16% di usia 28-32 bulan dan 22% di usia 32 bulan ke atas. Orang tua menunggu anak siap untuk diajarai toilet training sehingga dalam pengajaran tidak membutuhkan waktu yang lama (Warner, 2007).