1 PROFIL MODEL CONTEXTUAL TEACHING and LEARNING di SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Adi Gunawan, Hariyono, Ari Sapto Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Malang, Indonesia Jl. Semarang No.5 Malang E-mail: adi.gunawan.1521038@students.um.ac.id Abstrak : Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui profil dalam Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan menggunakan studi kepustakaan yang dikaji secara konseptual dari penelitian sebelumnya. Pemilihan model pembelajaran yang tepat dapat menentukan keberhasilan siswa dalam kegiatan pembelajaran disekolah. Guru sebagai fasilitator harus lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan informasi yang ada di lingkungan sekitar untuk selanjutnya dapat diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran yang kontekstual di sekolah. Dari beberapa hasil penelitian terdahulu pembelajaran kontekstual (1) dapat memberikan makna pembelajaran bagi siswa (2) pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan perkembangan karakter komunikatif, rasa ingin tahu, minat, sikap sosial, berfikir kritis serta hasil belajar kognitif siswa. Kata kunci: Contextual Teaching Learning (CTL), Sekolah Menengah Pertama Abstract: The purpose of this study was to determine the profile of the Contextual Teaching and Learning (CTL) using a literature study that examined conceptually than in previous studies. Selection of appropriate learning models can determine the success of students in school learning activities. Teacher as facilitator to be more creative and innovative in using the information in the surrounding environment to the next can be applied in contextual learning activities in schools. From some of the results of previous studies of contextual learning (1) can give meaning to learning for students (2) contextual learning can promote the development of communicative character, curiosity, interest, social attitudes, critical thinking and cognitive learning outcomes of students. Keywords: Contextual Teaching Learning (CTL), First Secondary School Berbagai fenomena proses pembelajaran sudah muncul dari dulu di sekolah-sekolah di Indonesia, khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sebagian besar kegiatan pembelajaran di Indonesia masih memperlihatkan ciri-ciri sistem belajar secara konvensional. Setiap aspek dari kegiatan pembelajaran itu dinilai masih banyak terdapat kelemahan dan bahkan secara alami menjadi kontraproduktif terhadap kompetensi dan perkembangan siswa. Oleh sebab itu guru berupaya melakukan perubahan pembelajaran yang inovatif dari pembelajaran konvensional menuju contextual teaching and learning (CTL). Munculnya Contextual teaching and learning (CTL) dilatarbelakangi oleh CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by Graduate School Conferences, Universitas Negeri Malang