ANALISIS DAN VISUALISASI 2D LINEAMENT BERBASIS NETWORKGT DAERAH KADU, SUMEDANG, JAWA p-ISSN 2715-5358, e-ISSN 2722-6530, Volume III Nomor 02, Halaman 179-191, Agustus 2022 https://e-journal.trisakti.ac.id/index.php/jogee Page 179 ANALISIS DAN VISUALISASI 2D LINEAMENT BERBASIS NETWORKGT DAERAH KADU, SUMEDANG, JAWA BARAT ANALYSIS AND VISUALIZATION OF 2D LINEAMENT BASED ON NETWORKGT REGIONS KADU, SUMEDANG, JAVA M.Arief Situmorang 1a , Yogie Z. Rochmana 1 , E.W.Dyah Hastuti 1 . 1 Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia a Penulis untuk korespondensi (corresponding author): E-mail corresponding author: arstu09@gmail.com Sari. Daerah penelitian memiliki struktur geologi yang kompleks seperti sesar dan lipatan. Hal ini didukung dengan adanya data DEMNas yang memperlihatkan pola-pola kelurusannya. Citra satelit berupa data DEMNas digunakan sebagai data awal untuk mengidentifikasi pola kelurusan pada daerah telitian. Dalam melakukan analisis pola dan keterkaitan kelurusan menggunakan suatu toolbox pada aplikasi ArcGIS. NetworkGT merupakan instalasi toolbox untuk analisis keterkaitan antar lineament sehingga diketahui persebaran variasi geometri dan topologi. Persebaran variasi geometri meliputi aspek lokasi, orientasi dan panjang lineament tersebut. Topologi meliputi titik temu dan koneksivitas antar lineament. Pola kelurusan pada daerah ini searah dengan trend kemenerusan Baribis-Kendeng Thrust Fault Zone yang berorientasi pada baratlaut-tenggara (NW-SE). Hasil analisis geometri pada daerah penelitian memiliki rata-rata panjang lineament 0,778 km dengan hubungan antar lineament yang saling bersinggungan dan berpotongan dengan simbol Branches and Nodes. Pola kelurusan dalam Analisis spasial yang diklasifikasikan dalam 5 kelas sesuai 2D Intensity. Abstract. The research area has a complex geological structure such as faults and folds which is also supported by DEMNas data as seen from the lineament pattern. Satellite imagery in the form of DEMNas data is used as initial data to identify lineament patterns in the study area. In analyzing the pattern and lineage linkage using a toolbox in the ArcGIS application. Network GT is a toolbox installation for analysis of linkages between fractures so that the distribution of geometric and topological variations is known. The distribution of geometric variations includes aspects of the location, orientation and length of the lineament. Topology includes meeting points and connectivity between lineaments. The lineament pattern in this area is in line with the trend of the Baribis-Kendeng Thrust Fault Zone which is oriented to the northwest- southeast (NW-SE). Result of geometric analysis at the research area have an average length of lineament 0.778 Km with linkage between lineaments that intersect the symbols branches and nodes. Lineament pattern in spatial analysis are classified into 5 classes according to 2D Intesity connection Sejarah Artikel : Diterima 10 Juni 2022 Revisi 10 Juli 2022 Disetujui 16 Agustus 2022 Terbit Online 27 Agustus 2022 Kata Kunci : Kelurusan NetWorkGT Sumedang Topologi Keywords : Lineament NetWorkGT Sumedang NetWorkGT Topography