JURNAL TEKNIK ITS Vol. 7, No. 2, (2018) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) G161 AbstrakPesatnya perkembangan industri di Indonesia masih menyisakan beberapa daerah terpencil dalam keadaan belum teraliri listrik, salah satunya yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Menanggapi hal tersebut, penggunaan energi terbarukan; energi panas matahari dapat dijadikan solusi kurangnya pemerataan pembangunan pembangkit listrik pada daerah terpencil tersebut. Dengan memanfaatkan kondisi geografis Kepulauan Selayar yang dikelilingi laut, hal tersebut dapat didesain Pembangkit Listrik Tenaga Surya Apung (PLTSA) yang terdiri dari barge dengan lambung katamaran sebagai media apung dari panel surya dan inverter sehingga nantinya satu PLTSA dapat memenuhi kebutuhan listrik pada beberapa kecamatan walaupun berada di pulau yang berbeda. Dengan menggunakan grid-tie system, pasokan listrik yang dihasilkan dapat langsung dialirkan ke grid PLN daerah setempat. Berdasarkan informasi dan kebutuhan listrik di Kabupaten Kepulauan Selayar, dibutuhkan sekitar 4 barge dengan 2410 unit panel surya dan 4 inverter pada tiap kapalnya untuk memenuhi kebutuhan daya listrik per hari sebesar 1.849.362,051 W. Ukuran utama kapal yang didapatkan adalah L = 164 m, B = 42 m, H = 4,2 m, T = 1,2 m. Dari ukuran utama kapal tersebut, didapatkan perhitungan analisis teknis, analisis ekonomis, analisis sensitivitas, serta gambar Lines Plan, General Arrangement, dan 3D Modeling. Kata KunciBarge, Grid-tie system, Kabupaten Kepulauan Selayar, Katamaran, Panel Surya, Pembangkit Listrik Tenaga Surya Apung. I. PENDAHULUAN ATA Kementerian ESDM, sebagaimana dapat diakses di situs webnya, menyebutkan terdapat 12.669 desa di negeri ini yang belum mendapat akses listrik. Bahkan 2.519 desa di antaranya masih gelap gulita. Di bagian selatan Sulawesi, terdapat kepulauan yang di dalamnya masih ditemukan desa-desa yang belum mendapatkan fasilitas listrik, baik dari negara maupun dari pembangkit sendiri. Salah satu daerah yang dimaksud belum mendapat akses listrik adalah desa-desa di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Rasio elektrifikasi yang merupakan persentase rumah tangga yang sudah teraliri listrik dibandingkan dengan jumlah rumah tangga di Kepuluan Selayar adalah sebesar 61,34% [1]. Hal tersebut menandakan bahwa masih ada 38,66% dari 33.041 rumah tangga yang rumahnya belum teraliri listik. Untuk mengurangi jumlah rumah tangga yang belum teraliri listrik, dapat digunakan pembangkit listrik dengan menggunakan energi terbarukan seperti energi matahari. Oleh karena itu, pada jurnal ini akan dikembangkan tentang desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya Apung dengan menggunakan grid-tie system serta memanfaatkan barge katamaran sebagai media apungnya, sehingga 1 pembangkit listrik tenaga surya apung dapat memasok listrik pada kecamatan-kecamatan yang berada di pulau yang berbeda. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Lokasi Kabupaten Kepulauan Selayar adalah sebuah kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Kabupaten Kepulauan Selayar terdiri dari 2 sub area wilayah pemerintahan yaitu wilayah daratan yang meliputi kecamatan Benteng, Bontoharu, Bontomanai, Buki, Bontomatene, dan Bontosikuyu serta wilayah kepulauan yang meliputi kecamatan Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Takabonerate, Pasimarannu, dan Pasilambena [2]. Menurut Infrastruktur Ketenagalistrikan, di Kabupaten Kepulauan Selayar sendiri belum terdapat pembangkit listrik yang beroperasi, jaringan listrik yang beroperasi di atas 70kV atau yang masih direncanakan, gardu induk dengan 70kV yang beroperasi atau masih direncanakan. Baru terdapat 1 (satu) perencanaan PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) tepatnya di kecamatan Bontomatene [3]. Peta Rencana Kelistrikan Interkoneksi Sulawesi 2016 dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PLN 2017-2026, masih belum terlihat adanya perencanaan sistem yang akan dibanguun di Kabupaten Kepulauan Selayar [4]. Desain Pembangkit Listrik Tenaga Surya Apung untuk Wilayah Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan Halida Aulia El Islamy, Wasis Dwi Aryawan Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknologi Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) e-mail: wasis@na.its.ac.id D Gambar 1. Kepulauan Selayar brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Publikasi Ilmiah Online Mahasiswa ITS (POMITS)