221 Bias Gender dalam Iklan Attack Easy di Televisi Alvi Septi Rahmawati/Sigit Tripambudi/Puji Lestari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Jl. Babarsari No.2 Yogyakarta Telp. 0274 485268, Fax. 0274 487147, Hp. 0857 2929 0433 email: luv_chocochips_na@yahoo.co.id Abstract The gender imbalance toward the female in household is something that occurs in the past until now among the Indonesians. The gender imbalance was occurs because the existing male domination toward female, and also supported by paternalistic values. Actually, the fe- male was inflicted from this domination, until occur the imbalance in household’s work sharing, which is male or husband was always placed at above female or wife. In this advertising, there was the paternalistic values were supported and performed by female. This research will under- stand how the message purpose about the gender bias in household that contained in Attack Easy version “My mother is beauty when washing” at television media. According Roland Barthes semiology methods, this research finds : This advertising is presenting the existing of gender equivalent, that was the female capable performed the hard work which usually performed by male. But in fact, this advertising still has a meaning the gender imbalance with presenting the typical stereotype that placed at female as the housewife. Abstrak Selama ini di Indonesia telah terjadi ketidakseimbangan gender terhadap perempuan dalam rumah tangga. Hal ini terjadi karena dominasi laki-laki terhadap perempuan yang dikuatkan dengan nilai-nilai paternalistik. Perempuan berada dalam posisi yang dirugikan, sehingga terjadi keti- dakseimbangan dalam pembagian pekerjaan rumah tangga. Laki-laki atau kepala rumah tangga selalu berada di atas perempuan atau ibu rumah tangga. Nilai-nilai tersebut juga sering muncul dalam iklan. Penelitian ini mendeskripsikan bias gender dalam iklan televisi Attack Easy versi “Ibuku Cantik saat Mencuci” dengan analisis semiologi Roland Barthes. Hasilnya terdapat kesetaraan gender dan ke- tidakseimbangan gender. Perempuan mampu mengerjakan pekerjaan berat yang biasa dikerjakan laki- laki, namun masih ditempatkan sebagai ibu rumah tangga. Kata kunci : gender, perempuan, ibu rumah tangga, iklan Pendahuluan Iklan dipandang berhasil apabila mampu menarik minat audience untuk terlibat dalam me- mahami pesan yang disampaikan dalam iklan ter- sebut.Kegiatan periklanan membutuhkan adanya suatu media, yaitu media periklanan yang meliputi segenap perangkat yang dapat memuat atau mem- bawa pesan-pesan penjualan pada calon pembeli. Dari berbagai media yang digunakan sebagai sara- na untuk beriklan, televisi merupakan salah satu media yang cepat dalam penyampaian pesan bagi produsen untuk mengiklankan produknya. Dulu periklanan banyak disampaikan melalui media cetak, namun sekarang iklan televisi sangat banyak diminati oleh para pengiklan. Pesan melalui audio PDF created with pdfFactory Pro trial version www.pdffactory.com