PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN DEBT COVENANT TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI Januar Eky Pambudi Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Tangerang ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepemilikan manajerial dan debt covenant berpengaruh terhadap tingkat konservatisme dalam laporan keuangan yang di laporkan oleh manajemen. Konservatisme merupakan variabel dependen dalam penelitian ini yang diukur dengan net asset measure. Variabel independen yang diteliti antara lain kepemilikan manajerial dan debt covenant. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010 - 2012. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan Kepemilikan manajerial berpengaruh positif signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Debt covenant berpengaruh tidak signifikan terhadap konservatsime akuntansi. Kata Kunci: Konservatisme akuntansi, Kepemilikan manajerial, Debt Covenant I. PENDAHULUAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kepemilikan manajerial dan debt covenant berpengaruh terhadap tingkat konservatisme dalam laporan keuangan yang di laporkan oleh manajemen. Alasan penting diadakan penelitian ini karena konservatisme merupakan reaksi kehati-hatian atas ketidakpastian dalam risiko yang berkaitan dengan situasi bisnis yang dapat dipertimbangkan dengan cukup memadai dan ketidakpastian serta risiko tersebut harus dicerminkan dalam laporan keuangan agar nilai prediksi dan kenetralan dapat diperbaiki. Atas dasar itu pelaporan yang didasari kehati-hatian akan memberi manfaat yang terbaik untuk semua pemakai laporan keuangan (Almilia, 2004 dalam Deviyanti, 2012). Laporan keuangan merupakan produk akhir dari proses atau kegiatan akuntansi dari perusahaan. Wahyuni (2008) dalam Alfian dan Sabeni (2013) mengungkapkan bahwa manajemen dalam mengelola sumber daya wajib menerbitkan lalu menyampaikan laporan keuangan. Fatmariani (2013)