Prosiding Serenade Vol. 1 Tahun. 2021 62 p-ISSN : XXXX-XXXX e-ISSN : 2828-0091 PENGEMBANGAN KULIT SINTETIS SEBAGAI PELAPIS RAK BAHAN PERAWATAN WAJAH Gabriella Natasha Estefany 1 Desain Produk, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Kristen Duta Wacana gnatasha215@gmail.com Winta Adhitia Guspara 2 Desain Produk, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Kristen Duta Wacana guspara@staff.ukdw.ac.id ABSTRAK Kulit sintetis memiliki karakter tekstur yang elastis, tidak mudah kusut, tahan air dan debu, tidak mudah pudar saat terkena sinar matahari Kulit sintetis merupakan material yang cukup umum digunakan oleh masyarakat di Indonesia. Kulit sintetis sangat cocok diolah menjadi produk kerajinan tangan dan produk interior rumah tangga. Banyak sekali potensi material kulit sintetis yang dijadikan kerajinan contohnya di daerah Manding, Bantul Yogyakarta. Dari karakteristik tersebut, kulit sintetis cocok digunakan sebagai pelapis rak dengan produk perawatan wajah terutama yang berbahan dasar cair. Metode kreatif yang digunakan untuk proses pembuatan rak adalah metode SCAMPER. Rak ini dirancang dengan menggunakan 2 lapisan yakni kerangka rak dibuat dengan kayu mahoni lalu dilapisi dengan kulit sintetis sebagai material utamanya. Konsep produk dibuat dengan memiliki banyak sekat pemisah antara produk yang memiliki kaki dan yang tidak berkaki. Rak ini bertujuan untuk diletakan di tempat yang kering yaitu di kamar. Dapat diletakkan di meja maupun digantung di dinding sesuai situasi dan keinginan pengguna. Kata Kunci: Kulit sintetis, kayu mahoni, perawatan wajah, tahan air, elastis. 1. PENDAHULUAN Beberapa tempat rak makeup memiliki kekurangan sekat untuk memisahkan produk yang dapat berdiri dengan produk yang tidak dapat berdiri sehingga harus menggunakan alat bantuan untuk menaruh produk tersebut dan memakan tempat. Penulis membuat inovasi rak dengan menambahkan sekat yang memiliki beberapa fungsi selain tempat untuk menaruh barang. Penulis menggunakan metode pendekatan material dan SCAMPER dalam proses pembuatan produk ini. Material utama yang digunakan penulis adalah kulit sintetis, Banyak sekali potensi material kulit sintetis yang dijadikan kerajinan contohnya di daerah Manding, Bantul Yogyakarta. Dari karakteristik tersebut, kulit sintetis cocok digunakan sebagai pelapis rak dengan produk perawatan wajah terutama yang berbahan dasar cair dan untuk melindungi dari kotoran dan debu. Penelusuran telah dilakukan guna memperlancar dan menambah referensi dalam pembuatan rak. Tujuan desain rak yang dibuat adalah untuk mengembangkan fungsi rak selain untuk tempat meletakan barang saja, dan membedakan fungsi barang berdasarkan sekat yang ada. Kulit sintetis memiliki beberapa jenis diantaranya adalah high quality, medium quality, low quality, PCV, OSCAR, PU, dll. Dari beberapa jenis yang ada, kulit sintetis memiliki kualitas dan ciri khasnya tersendiri.