JURNAL TEKNIK ITS Vol. 10, No. 2, (2021) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) B197 AbstrakKebutuhan energi listrik bagi sektor rumah tangga telah menjadi kebutuhan dasar. Namun, masih ada masyarakat yang mengeluh terkait dengan tagihan rekening listrik yang mahal. Selain itu penggunaan listrik sangatlah tidak disarankan untuk melebihi kapasitas daya yang dapat mengakibatkan terjadinya korsleting. Oleh karena itu, dibutuhkan alat yakni Smart Meter yang dapat memonitoring penggunaan energi listrik serta dapat melakukan load shedding secara otomatis untuk mengurangi terjadinya korsleting. Sistem otomasi load shedding menggunakan salah satu metode dari teknologi artificial intelligence yaitu dengan menggunakan Fuzzy Logic Mamdani sehingga dapat mengenali pola, klasifikasi/identifikasi, prediksi, dan optimasi terhadap penggunaan energi listrik. Load shedding yang dilakukan berdasarkan pada beban prioritas dan beban non-prioritas. Dari pengujian sistem otomasi load shedding yang dilakukan sebanyak 5x dengan 6x percobaan kombinasi beban menghasilkan bahwa pada percobaan ke-1 hingga ke-4 mendapatkan hasil output Relay_Hidup3, pada percobaan ke-5 mendapatkan hasil output Relay_Hidup2, dan pada percobaan ke-6 mendapatkan hasil output Relay_Hidup1. Untuk melakukan proses load shedding tersebut didapatkan rata-rata delay waktu sebesar 2,302 detik. Kata KunciArtificial Intelligence, Fuzzy Logic, Listrik, Load Shedding, Smart Meter. I. PENDAHULUAN ENGGUNAAN listrik merupakan faktor yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat, baik dari sektor rumah tangga, penerangan, komunikasi, industri dan sebagainya. Namun masih banyak para konsumen rumah tangga mengeluh dikarenakan tagihan rekening listriknya yang terlalu mahal. Selain itu penggunaan listrik sangat tidak disarankan untuk melebihi kapasitas daya yang ada. Hal tersebut dapat mengakibatkan terjadinya korsleting secara menyeluruh. Pada penelitian ini, Smart Meter dirancang untuk dapat memonitoring penggunaan energi listrik dan dapat mengidentifikasi pemakaian energi listrik dari penggunaan peralatan-peralatan elektronika dirumah dengan load shedding. Smart Meter tersebut dirancang menggunakan salah satu metode dari kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yaitu Fuzzy Logic Mamdani yang dapat mengenali pola, klasifikasi/identifikasi, prediksi, optimasi, dan pendekatan fungsi yang berguna pada sistem otomasi load shedding. Prinsip kerja dari sistem otomasi load shedding yaitu ketika tegangan dan daya berada di kondisi tidak Normal, maka load shedding akan melakukan tindakan pada relay sesuai dengan output yang telah dirancang pada perancangan Fuzzy Logic. Selain itu, Smart Meter dapat mengirim data monitoring tegangan, daya, arus, dan daya pada setiap beban melalui aplikasi Blynk. II. TINJAUAN PUSTAKA A. Smart Meter Smart Meter adalah sebuah alat yang bertujuan untuk memonitoring pemakaian suatu energi listrik. Smart Meter dapat menampilkan berapa banyak penggunaan energi listrik dan harga yang dikeluarkan selama penggunaan energi listrik tersebut. Smart Meter ini memodifikasi dari meteran konvensional menggunakan sebuah mikrokontroler dan Sistem Otomasi Load Shedding pada Smart Meter Menggunakan Metode Fuzzy Logic Divan Andika Yuhansyah, Imam Wahyudi Farid, dan Ciptian Weried Priananda Departemen Teknik Elektro Otomasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) e-mail: wahyu@ee.its.ac.id P Gambar 1. Desain sistem smart meter. Gambar 2. Flowchart sistem smart meter.