Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau Volume 2 Nomor 6 November 2018 | ISSN Cetak : 2580 - 8435 | ISSN Online : 2614 - 1337 Pahrurrazi, Otang Kurniaman, Mahmud Alpusari | Minat Membaca, Perpustakaan Halaman | 872 ANALISIS MINAT BACA SISWA DI PERPUSTAKAAN SDN 37 PEKANBARU Pahrurrazi, Otang Kurniaman, Mahmud Alpusari pahorrazi@gmail.com, otang.kurniaman@gmail.com, mahmud_131079@yahoo.com PGSD FKP Universitas Riau ABSTRACT This research was based on the background of students' interest in reading at the SDN 37 Pekanbaru library. This study aims to determine (1) the willingness to read students; (2) student reading needs; (3) the act of reading students; In this study, the focus of the research was students and librarians of SDN 37 Pekanbaru. Methods of data collection using closed questionnaires, observation, documentation and unstructured interviews. Data analysis techniques use statistical methods with percentage formulas and analysis of interview results. The results showing the aspects (1) the readability of students of SDN 37 Pekanbaru in the library was well known; (2) the reading needs of students of SDN 37 Pekanbaru in the library are well known; (3) the act of reading students from SDN 37 Pekanbaru in the library is well known. Keywords: reading interest, library ABSTRAK Penelitian ini di latar belakangi oleh minat baca siswa di perpustakaan SDN 37 Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kenginan membaca siswa; (2) kebutuhan membaca siswa; (3) tindakan membaca siswa. Dalam penelitian ini yang menjadi fokus penelitaian adalah siswa dan pustakawan SDN 37 Pekanbaru. Metode pengumpulan data menggunakan angket tertutup, observasi, dokumentasi dan wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data menggunakan metode statistik dengan rumus persentase dan analisis hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukan aspek (1) kenginan membaca siswa SDN 37 Pekanbaru di perpustakaan di ketahui baik ; (2) kebutuhan membaca siswa siswa SDN 37 Pekanbaru di perpustakaan di ketahui baik ; (3) tindakan membaca siswa siswa SDN 37 Pekanbaru di perpustakaan adalah baik. Kata Kunci : minat baca, perpustakaan PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ssat ini sangat berpengaruh dalam pembentukan karakter atau pribadi manusia. Pendidikan adalah usaha sadar untuk membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan. Semua itu di lakukan agar pererta didik mampu bersaing dengan teknologi yang semakin canggih. Untuk itu di perlukan pendikkan yang baik dari usia dini untuk membantu peserta didik di masa akan datang. Membaca merupakan satu hal yang tidak akan terlepas dari dunia pendidikan. Untuk itu peseta didik wajib untuk mengerti dan memahami apa itu membaca. Ini semua di karenakan pada setiap aspek kehidupan masyarakat, kegiatan membaca akan terlibat lebih banyak dan lebih sering. Dengan ini membaca dapat menambah ilmu pengeatuhan siswa baik dikalangan pendidikan maupun di kalanagan masyarakat. Crawley dan Mountain, (dalam Farida, 2007), membaca adalah suatu yang rumit yang melibatkan banyak hal, tidak sekedar melafalkan tulisan, tapi juga melibatkan aktivitas visual, berpikir, psikolinguistik, dan metakognitif. Sedangkan menurut Kurniaman dan Noviana (2016). Membaca juga merupakan suatu strategis. Pembaca yang efektif menggunakan berbagai strategi membaca yang sesuai dengan teks dan konteks dalam rangka mengkonstruk makna ketika membaca. Minat merupakan hal yang dilakukan seseorang karena hal yang dilakukan membuat orang tersebut merasa senang. Menurut Tarigan dkk (2011) Minat membaca siswa di sekolah dasar tentu tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi atau penghambat minatnya membaca. Sama halnya dengan siswa SDN 37 Pekanabaru. Yusuf dan Suehendar (2007) mengatakan bahwa perpustakaan mempunyai arti sebagai suatu tempat yang di dalamnya terdapat kegiatan penghimpunan, pengelolaan dan penyebarluasan (pelayanan) segala macam informasi, baik yang tercetak maupun yang terekam dalam berbagai media seperti buku, majalah, surat kabar, film, kaset, tape, recorder, vidio, computer, dan lain-lainya. Berdasarkan observasi pada tanggal 5-6 Oktober 2017 di