Prosiding KONFERENSI ILMIAH MAHASISWA UNISSULA (KIMU) 2 Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 18 Oktober 2019 ISSN. 2720-9180 KLASTER ENGINEERING 11 SISTEM PEMILIHAN LOKASI KUNJUGAN WISATA WENGGUNAKAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) Wahyu Risgiyanto Adi 1) , Ir.Agus Adhi Nugroho 2) , Sam Farisa Chaerul Haviana 3) Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika FTI UNISSULA Dosen Pembimbing Jurusan Teknik Informatika UNISSULA Dosen Pembimbing Jurusan Teknik Informatika UNISSULA wahyu.adi@std.unissula.ac.id Abstrak - Jawa Tengah memiliki beberapa tempat objek wisata yang dapat dikunjungi oleh wisatawan, tetapi informasi objek wisata tidak semua diketahui oleh wisatawan karena kurangnya suatu informasi tempat objek wisata tersebut. Dalam rangka mendukung kepada pemerintah untuk menunjang smart city khususnya sektor pariwisata di Daerah Provinsi Jawa Tengah maka dibutuhkan suatu sistem layanan publik melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dalam hal ini peneliti menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) untuk membuat sistem guna mempermudah wisatawan dalam menentukan lokasi wisata. Dalam pembangunan sistem SAW (Simple Additive Weighting), peneliti menggunakan beberapa kriteria dan sub kriteria yang akan menunjang hasil dari perangkingan sistem SAW (Simple Additive Weighting). Kata Kunci: System Informasi, database, objek wisata, SAW (Simple Additive Weighting), perangkingan Abstract - Central Java has several tourist attractions that can be visited by tourists, but not all tourist information is known by tourists because of a lack of information about these attractions. In order to support the government to support smart cities, especially the tourism sector in Central Java Province, a public service system is needed through Information and Communication Technology (ICT), in this case researchers use the SAW (Simple Additive Weighting) method to create a system to facilitate tourists in determining tourist locations. In the development of the SAW (Simple Additive Weighting) system, researchers used several criteria and sub-criteria that would support the results of the ranking of the SAW (Simple Additive Weighting) system. Keywords: Information systems, databases, attractions, SAW (Simple Additive Weighting), rangking I. Pendahuluan Industri pariwisata pada masa kini sangat berkembang dan ada kebutuhan untuk lebih lanjut melakukan pengembangan dan pembangunan sarana dan prasarana, termasuk di dalamnya kemudahan informasi yang disampaikan kepada masyarakat.Semakin kompleks dan tingginya tingkat persaingan dalam mendatangkan wisatawan ke suatu destinasi, kebutuhan akan teknologi tinggi khususnya teknologi industri akan mendorong destinasi pariwisata mengembangkan kemampuan penerapan teknologi terkini mereka. Daerah daerah tersebut akan terjadi pengembangan teknologi maju dan tepat guna yang akan mampu memberikan dukungan bagi kegiatan ekonomi lainnya. Demikian pembangunan kepariwisataan akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah di berbagai daerah yang lebih luas dan bersifat fundamental.Kepariwisataan akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari pembangunan suatu daerah dan terintegrasi dalam kerangka peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Hukum dan tata kelola pemerintahan menjadi elemen kunci yang dipertimbangkan untuk melakukan perubahan yang berkelanjutan dan berdaya saing global periode masa 2015 2045 dengan indikator pemenuhan Standar Pelayanan Perkotaan (SPP) melalui kota layak huni yang berkelanjutan, kota hijau, kota cerdas dan berdaya saing. Kota cerdas dan berdaya saing dapat dilakukan dengan salah satu strategi yaitu menyediakan infrastruktur dan layanan publik melalui penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) (Kementerian PPN / Bappenas dalam konfrensi e- Indonesia Initiative dan Smart Indonesia Initiatives , 2015) .[1] Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis tertarik membuat sebuah judul “SISTEM PEMILIHAN LOKASI KUNJUNGAN WISATA DI JAWA TENGAH MENGGUNAKAN METODE SAW”. Tujuan: Penelitian dan program yang dikerjakan bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pemilihan Lokasi Kunjungan Wisata Di Jawa Tengah Menggunakan Metode SAW yang dapat membantu wisatawan ketika