53 ILMU GIZI INDONESIA ilgi.respati.ac.id ISSN 2580-491X (Print) ISSN 2598-7844 (Online) Vol. 03, No. 01, 53-58 Agustus 2019 Determinan kejadian stunting pada balita di Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta Determinant of stunting among children under fve years old in Wukirsari Village, Cangkringan Subdistrict, Sleman, Yogyakarta Vika Indah Rahayu * , Nugroho Susanto, Ayu Fitriani Program Studi S1-Kesehatan Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta Diterima: 14/05/2019 Ditelaah: 20/05/2019 Dimuat: 28/08/2019 Abstrak Latar Belakang: Salah satu masalah gizi terbesar di Indonesia adalah balita pendek (stunting). Keadaan stunting dapat mengakibatkan balita mudah terkena penyakit dan mempunyai kemampuan kognitif yang berkurang. Stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor, baik internal maupun eksternal. Tujuan: Untuk mengetahui determinan kejadian stunting pada balita di Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Metode: Penelitian ini dilakukan di 23 dusun di Desa Wukirsari pada Februari 2019 dengan rancangan case control. Penelitian ini melibatkan 100 balita dengan 50 kasus dan 50 kontrol. Data status gizi ibu saat hamil, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, dan kunjungan posyandu diambil menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Tidak ada hubungan antara pendidikan ibu dan kunjungan posyandu dengan kejadian stunting (p>0,05). Ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian stunting (p=0,00). Keluarga dengan pendapatan rendah berisiko 6,526 kali lebih besar memiliki balita stunting dibandingkan dengan keluarga yang memiliki pendapatan tinggi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifkan antara pendapatan keluarga dengan kejadian stunting. Kata kunci: stunting; pendidikan ibu; pendapatan keluarga; posyandu Abstract Background: One of the biggest nutritional problems in Indonesia is stunting. Children under fve years old with stunting are more susceptible to disease and having reduced cognitive abilities. Stunting can be caused by several factors, such as from both external and internal factors. Objective: To fnd out the determinants of the incidence of stunting among children under fve years old in Wukirsari Village, Cangkringan sub district, Sleman, Yogyakarta. Methods: This study was conducted in 23 subvillages in Wukirsari Village in February 2019 with a case control design. This study involved 100 children under fve years old with 50 cases and 50 controls. Maternal nutritional status during pregnancy, mother’s education, family income, and posyandu visit were collected using a questionnaire. Data were analyzed using Chi Square test. Results: There was no correlation between mother’s education and posyandu visit with stunting incidence (p>0.05). There was a correlation between family income with stunting incidence (p=0.00). Family who had low income were 6.526 times more likely to have stunted children. Conclusion: There was a signifcant correlation between family income with stunting incidence. Keywords: stunting; mother’s education; family income; posyandu *Korespondensi: Vika Indah Rahayu, Program Studi S1-Kesehatan Masyarakat, Universitas Respati Yogyakarta, Jalan Raya Tajem Km.1,5 Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta, telepon/fax (0274) 4437888/4437999, email: vikaindahr@gmail.com