IMPLEMENTASI PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM “GERTAK” DI KELURAHAN BENDOREJO KABUPATEN TRENGGALEK Firma Lisa Anggraini, Dr. Endang Indartuti, M.Si Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya firmalisaa@gmail.com, endangindartuti@untag-sby.ac.id Abstrak Implementasi Program GERTAK sebagai upaya pengentasan kemiskinan sangat diperlukan untuk meningkatkan efektifitas setiap program yang dilaksanakan. Diharapkan dengan berjalan nya serta konsistensi Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam melaksanakan program pelayanan tersebut akan berdampak besar bagi masyarakat Kabupaten Trenggalek, khususnya untuk dapat keluar dari permasalahan kemiskinan yang ada dan sudah sejak lama namun belum juga mendapatkan perhatian serta tindakan nyata dari pemerintahan sebelumnya. Fokus penelitian ini adalah mengenai implementasi pengentasan kemiskinan melalui program GERTAK di kelurahan Bendorejo Kabupaten Trenggalek untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat menjadi lebih baik sudah optimal atau belum. Dalam analisis ini menggunakan teori J. David Hunger dan Thomas L. Wheelen (2003). Kata Kunci : Implementasi, Program Gertak, Trenggalek Abstract The implementation of the GERTAK program as a poverty alleviation effort is urgently needed to increase the effectiveness of each implemented program. It is hoped that with the running and consistency of the Trenggalek Regency Government in implementing the service program it will have a big impact on the people of Trenggalek Regency, especially to be able to get out of the problems of poverty that have existed for a long time but have not yet received attention and concrete action from the previous government. The focus of this research is on the implementation of poverty alleviation through the GERTAK program in the Bendorejo sub-district, Trenggalek Regency to improve the quality of people's lives to be better whether it is optimal or not. This analysis uses the theory of J. David Hunger and Thomas L. Wheelen (2003). Keywords: Implementation, Program GERTAK, Trenggalek PENDAHULUAN Indonesia sebagai salah satu negara berkembang yang menghadapi masalah kemiskinan tersebut, sudah melakukan beberapa program sebagai upaya mengurangi angka kemiskinan di Indonesia seperti program Raskin (Beras Miskin), BLT (Bantuan Langsung Tunai), KIP (Kartu Indonesia Pintar), KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan program – program lainnya. Kemiskinan terjadi bukanlah kehendak atau keinginan dari individu maupun kelompok masyarakat. Sejauh ini, suatu penduduk atau masyarakat dikatakan miskin apabila ditandai dengann rendahnya produktivitas kerja, pendapatan, kesehatan di Jawa Timur, tetapi masalah kemiskinan yang ada di Kabupaten Trenggalek merupakan permasalahan yang tidak bisa dihindari.