49
Jurnal MIPA 38 (1) (2015): 49-56
Jurnal MIPA
http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JM
MODIFIKASI KATALIS CaO DENGAN SrO PADA REAKSI TRANSESTERIFIKASI
MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL MENGGUNAKAN
N Widiarti
E Kusumastuti
Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Info Artikel
_______________________
Sejarah Artikel:
Diterima Februari 2015
Disetujui Maret 2015
Dipublikasikan April 2015
_______________________
Keywords:
biodiesel, CaO, , SrO,
transesterfikasi, wasted
cooking oil
_____________________________
Abstrak
__________________________________________________________________________________________
Minyak jelantah merupakan salah satu jenis minyak nabati yang dapat digunakan sebagai sumber produksi
biodiesel yang murah. Biodiesel dapat diperoleh melalui proses esterifikasi dengan katalis asam maupun
transesterifikasi dengan menggunakan katalis homogen basa kuat. Pengolahan minyak jelantah menjadi
biodiesel merupakan langkah yang tepat dan efektif untuk menurunkan harga biodiesel karena bahan baku
yang murah dan memanfaatkan limbah minyak goreng yang dapat mengatasi masalah pembuangan minyak dan
kesehatan masyarakat. Pada penelitian ini dilakukan reaksi transesterifikasi dari minyak jelantah menjadi
biodiesel menggunakan katalis CaO dan SrO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik katalis
dan aktivitas katalitiknya pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah. Modifikasi katalis dilakukan dengan
metode impregnasi SrNO3 pada katalis CaO. Katalis digunakan pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah
dengan variasi energi (input daya 80 dan 100 watt), variasi waktu (30, 60, 90, 120 dan 150 detik) dan variasi
jumlah SrO/CaO (1%, 2%, 4%, 8% dan 16% b/b) sebagai katalis. Karakterisasi katalis dilakukan dengan XRD
dan FTIR. Hasil analisis XRD menunjukkan bahwa katalis SrO/CaO bersifat kristalin dan mempunyai
karakteristik pola difraksi gabungan CaO dan SrO. Reaksi transesterifikasi optimal terjadi dengan aktivitas
katalis terbaik pada energi 100 watt, waktu reaksi 120 detik dan jumlah katalis SrO/CaO sebesar 4% b/b
dengan produk reaksi metil ester sebesar 92,86%.
Abstract
__________________________________________________________________________________________
Wasted cooking oil is one type of vegetable oil that can be used as an inexpensive source of biodiesel production.
Biodiesel can be obtained through esterification process with acid catalyst or transesterification using
homogeneous catalyst of strong bases. Processing of wasted cooking oil into biodiesel is an appropriate and
effective measures to reduce the high price of biodiesel because of cheap raw materials and it can overcome the
problem of oil disposal and public health. In this research, the transesterification reaction of wasted cooking oil into
biodiesel by using CaO catalyst modified with SrO. The purpose of this study was to determine characteristics of the
catalyst and catalytic activity in the transesterification reaction of wasted cooking oil. Catalyst modification
performed by impregnation method of SrNO3 into CaO. The catalyst was used in transesterification reaction of
wasted cooking oil with variation of energy (80 and 100 watt), variation of time (30, 60, 90, 120, and 150 seconds)
and variation of SrO/CaO amount (1%, 2%, 4%, 8% and 16% w/w) as a catalyst. Catalyst characterization
performed by XRD and FTIR. The result of XRD showed that the catalyst SrO/CaO are crystalline and have a
characteristic diffraction pattern of CaO and SrO combination. Optimal activity of catalyst was at 100 watt energy,
reaction time of 120 seconds and 4% w/w SrO/CaO with the reaction product of methyl ester was 92.86%.
© 2015 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Gedung D6 Lantai 2, Kampus Unnes Sekaran,
Gunungpati, Semarang, 50229
E-mail: wiwid_mgl_78@yahoo.com
ISSN 0215-9945