AGROPROSS National Conference Proceedings of Agriculture Proceedings: Transformasi Pertanian Digital dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Masa Depan yang Berkelanjutan Tempat : Politeknik Negeri Jember Tanggal : 19 Oktober 2022 Publisher : Agropross, National Conference Proceedings of Agriculture DOI : 10.25047/agropross.2022.297 Managed by : Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember 270 Perbanyakan Vanili (Vanilla Planifolia Andrews.) Dengan Penambahan Kinetin Melalui Teknik Kultur Jaringan Efek Author(s): Rahma Sarita (1)* , Dyah Nuning Erawati (1), Ramadhan Taufika (1) , Cherry Triwidiarto (1) , Descha Giatri Cahyaningrum (1) (1) Jurusan Produksi Tanaman Perkebunan Jurusan Produksi Pertanian Politeknik Negeri Jember * Corresponding author: dyah_nuning_e@polije.ac.id ABSTRACT The development of vanilla seeds through tissue culture techniques with the addition of growth regulator kinetin aims to increase the success of shoot formation and growth of vanilla explants. The research was carried out from February to June 2021 at the Tissue Culture Laboratory Politeknik Negeri Jember. The research method used a single factor Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments which were repeated 5 times. The treatment was the addition of kinetin to Murashige-Skoog (MS) media with a concentration of 0, 1, 2, 3 mg/L. Data analysis used analysis of variance followed by a 5% or 1% BNT test. The results of the analysis showed that the addition of kinetin affected the initial germination time of vanilla explants with the fastest time being 13-17 days after inoculation at a kinetin concentration of 1-3 mg/L. The kinetin concentration of 3 mg/L also affected the wet weight of vanilla explants aged 8 weeks after inoculation with the highest average of 2.62 grams per explant. However, the addition of kinetin did not affect root length, root number and shoot length until the vanilla explants were 8 weeks old after inoculation. . Keywords: kinetin; tissue culture; vanilla; Kata Kunci: kinetin; kultur jaringan; vanili ABSTRAK Perbanyakan bibit vanili melalui teknik kultur jaringan dengan penambahan zat pengatur tumbuh kinetin bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan pembentukan tunas dan pertumbuhan pada eksplan vanili. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2021 di Laboraturium Kultur Jaringan Politeknik Negeri Jember. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 4 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan berupa penambahan kinetin pada media Murashige-Skoog (MS) dengan konsentrasi 0, 1, 2, 3 mg/L. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam yang dilanjutkan dengan uji BNT 5% atau 1%. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan kinetin berpengaruh terhadap waktu kedinian bertunas eksplan vanili dengan waktu tercepat yaitu 13-17 hari setelah inokulasi pada konsentrasi kinetin sebanyak 1-3 mg/L. Konsentrasi kinetin 3 mg/L juga berpengaruh terhadap berat basah eksplan vanili umur 8 minggu setelah inokulasi dengan rerata tertinggi 2,62 gram per eksplan. Namun, penambahan kinetin tidak mempengaruhi panjang akar, jumlah akar dan panjang tunas sampai eksplan vanili berumur 8 minggu setelah inokulasi.