Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 2022 | 4089 Volume 6 Issue 5 (2022) Pages 4089-4098 Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini ISSN: 2549-8959 (Online) 2356-1327 (Print) A Critical Analysis of Research with Children: Differences from Research with Adults Venny Karolina 1 , Sri Buwono 1 , Aminuyati 1 , Hadi Wiyono 1 , Nining Ismiyani 2 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia (1) Pendidikan Sosiologi, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia (2) DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2497 Abstract Children were considered weak and lack of experience. The perspectives, nevertheless, have changed; children are competent to deliver their voices. Therefore, there is a need to do research with children so that adults can understand their childhood. The principles of research with children and research with adults might differ. The researchers did qualitative study analysing documents, highlighting the differences between them. Three themes appeared. The first is ethical aspect; children's researchers need to gain consent from children's gatekeepers. The second is rapport building; researchers apply unique strategies, such as role-playing to provide comfort during the research. The last is child-rights based approach; researchers should consider that children's insights can contribute to adults' understanding of children's experiences. This study's practical implication is that it contributes information to potential researchers to apply specific strategies for research with children that might not be applied to research with adults because of their maturity nature. Keywords: research with children; gatekeepers’ consent; rapport building; child-rights based approach Abstrak Anak-anak dulunya dianggap lemah dan kurang pengalaman. Namun, perspektif tersebut telah berubah; anak-anak kompeten untuk menyampaikan suara mereka. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dengan anak-anak agar orang dewasa dapat memahami kehidupan anak- anak. Prinsip penelitian dengan anak-anak dan penelitian dengan orang dewasa mungkin berbeda. Dengan demikian, para peneliti ini melakukan studi kualitatif yaitu menganalisa dokumen mengenai perbedaan diantara kedua penelitian tersebut. Tiga tema muncul. Tema pertama adalah aspek etika; peneliti anak-anak perlu mendapatkan persetujuan dari wali. Tema kedua adalah membangun hubungan baik; peneliti menerapkan strategi unik, seperti bermain peran untuk memberikan kenyamanan selama penelitian. Tema terakhir adalah pendekatan berbasis hak anak; peneliti harus mempertimbangkan bahwa wawasan anak-anak dapat berkontribusi pada pemahaman orang dewasa tentang pengalaman anak-anak. Implikasi praktis penelitian ini adalah memberikan kontribusi informasi kepada para peneliti untuk menerapkan strategi khusus untuk penelitian dengan anak-anak yang mungkin tidak diterapkan untuk penelitian dengan orang dewasa karena sifat kedewasaan mereka. Kata Kunci: penelitian anak; persetujuan wali; rapport building; pendekatan berbasis hak anak Copyright (c) 2022 Venny Karolina, et al. Corresponding author : Email Address : vennykarolina@fkip.untan.ac.id (Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak, Indonesia) Received 4 December 2021, Accepted 6 April 2022, Published 9 April 2022