JMPF Vol 9(3), 2019 203 JMPF Vol. 9 No. 3 : 203-212 ISSN-p : 2088-8139 ISSN-e : 2443-2946 DOI : 10.22146/jmpf.47192 Pengukuran Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara di Kota Denpasar Menggunakan Instrumen EQ-5D-5L Assessing Quality of Life of Breast Cancer Patients using EQ-5D-5L: a Cross-sectional Study in Denpasar, Bali Abdillah Mursyid, Restu Nur Hasanah Haris, Dwi Endarti * , Chairun Wiedyaningsih, Susi Ari Kristina Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada Submitted: 7-1-2019 Revised: 9-17--2019 Accepted: 9-26-2019 Korespondensi : Dwi Endarti: Email : endarti_apt@ugm.ac.id ABSTRAK Kanker payudara adalah jenis kanker yang menduduki peringkat kedua di dunia dan termasuk salah satu penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya. Pengukuran kualitas hidup pada pasien kanker payudara berkontribusi dalam peningkatan terapi obat dan dapat menjadi faktor prognosis bersamaan dengan parameter medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas hidup pasien kanker payudara, dan melihat pengaruhnya terhadap kualitas hidup berdasarkan karakteristik pasien kanker. Penelitian dilakukan pada 93 pasien kanker payudara. Lokasi pengambilan sampel berada di beberapa komunitas kanker payudara di Kota Denpasar yang dilakukan dalam kurun waktu 3 bulan (Januari – Maret 2019). Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan menggunakan teknik Snowball sampling dengan melibatkan pasien kanker payudara di beberapa komunitas kanker di Kota Denpasar. Data kualitas hidup pasien diperoleh menggunakan instrumen generik EuroQol-5 Dimension-5 Level (EQ-5D-5L) dan konversi health utility dengan value set Indonesia. Keseluruhan data dianalisis menggunakan Independent t-test dan multivariate regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan domain kecemasan/depresi merupakan domain yang dilaporkan paling banyak masalah pada pasien kanker payudara (82,7%). Nilai utility pasien kanker payudara ialah 0,821±0,123 dan nilai VAS sebesar 74,41±11,67. Terdapat perbedaan yang signifikan nilai utility berdasarkan karakteristik yaitu; pekerjaan (p=0,035), gejala (p=0,003), dan stadium kanker (p=0,015) yang berpengaruh sebesar 20,5% terhadap kualitas hidup pasien kanker payudara di kota Denpasar. Kata kunci: Kualitas hidup; Kanker Payudara; EQ-5D-5L ABSTRACT Breast cancer is the second most common cancer in the world and is one of the biggest causes of cancer deaths every year. Measurement of the quality of life in breast cancer patients could improve treatment and become a prognosic factor along with medical parameters for the patients. This study aims to measure the life quality of breast cancer patients and observe how it affects the life quality based on patient characteristics. The study was conducted on 93 breast cancer patients. Data were collected form patients in several breast cancer comunities in Denpasar which were carried outh within 3 months (January – March 2019). This study used a cross sectional design using a snowball sampling technique involving breast cancer patients in several cancer communities in Denpasar. The patient's life quality data was obtained using the EuroQol-5 Dimension-5 Level (EQ-5D-5L) generic instrument and conversion to health utility (utility) used the Indonesian value set. The entire data was analyzed using the independent t-test and multivariate regression. The results showed that pain/discomfort and anxiety/depression were the most dominant problem in breast cancer patients (82,7%). The utility value of breast cancer patients was 0.821±0.123 and the VAS value was 74.41±11.67. There was a significant difference in utility value based on patient characteristics of occupation (p=0.035), symptoms (p=0,003), and cancer stadium (p=0.015). Affected 20.5% of the quality of life of breast cancer patients in Denpasar city. Keywords: Quality of life; breast cancer; EQ-5D-5L PENDAHULUAN Penyakit terminal adalah penyakit yang bersifat progresif dan akan berujung pada kematian. Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Berdasarkan data Globocan (Global Burden of Cancer), International Agency for Research on Cancer (IARC) bahwa kanker payudara merupakan kanker dengan jumlah insidensi tertinggi kedua di dunia dengan