Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah Vol. 12, No. 2, Juli - Desember 2020, P-ISSN 1979-0783, E-ISSN 2655-5042 https://doi.org/10.33322/energi.v12i2.1009 Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah | 149 Uji Performa Kompor Induksi dan Kompor Gas Terhadap Pemakaian Energi dan Aspek Ekonomisnya Septianissa Azzahra 1 ; Hastuti Azis 2 ; Meyhart Torsna Bangkit Sitorus 3 ; Pawenary 4 1, 2, 3, 4 Institut Teknologi PLN 1 septianissa@itpln.ac.id ABSTRACT Stove is a tool that people used to provide foods to meet the basic of human needs. By far every social class in every society used a gas stove to fill up this needs simply because its easy-to-get and its cheap price reasoning (Indonesian government still subsidize their 3kg cooking gas tank that makes its prices very affordable). Today, however, Indonesian government persuade people to use induction stoves as a replacement of gas stoves to reduce an increasing number of Indonesian’s gas importing. In previous study, a comparison between gas, electric and induction stove was conducted by testing that all stove on boiling 1 litre of water. In this study, we conducted a performance test of a gas stove and an induction cooker in its daily use (for 4 weeks) by comparing their energy consumptions and the economical aspects. The results of this research stated that the induction stove is more efficient since it only used 9900.571 kJ in 4 weeks compared with a gas stove which used 225389.75 kJ in the same time period at the same workloads. However, from economical aspect, induction cooker cost greater than the subsidized gas stove at Rp. 4048.45,- in compared to Rp. 2400,-, whilst the nonsubsidized gas stove costs Rp. 5625,-.at the same workloads. Keywords: Performance Test, Induction Stove, Gas Stove, Energy Consumption, Cost ABSTRAK Kompor merupakan kebutuhan sehari-hari yang digunakan masyarakat sebagai alat untuk menyediakan berbagai makanan guna memenuhi kebutuhan pokok. Penggunaan kompor gas sangat umum digunakan oleh berbagai kalangan karena mudah didapat dan ekonomis (Pemerintah di Indonesia masih mensubsidi tabung gas 3 kg sehingga harganya sangat terjangkau). Namun saat ini pemerintah mendorong masyarakat untuk menggunakan kompor induksi sebagai pengganti dari kompor gas untuk mengurangi impor gas yang selama ini jumlahnya terus meningkat. Pada penelitian sebelumnya dilakukan perbandingan antara penggunaan kompor gas, listrik, dan induksi dengan mengujinya dalam mendidihkan 1 liter air. Pada penelitian ini dilakukan pengujian performa kompor gas dan kompor induksi dalam penggunaannya sehari-hari dengan membandingkan pemakaian energi dan aspek ekonomisnya selama 4 minggu. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa pemakaian energi pada kompor induksi dalam 4 miinggu lebih hemat energi dengan pemakaian sebesar 9900,571 kJ dibandingkan dengan kompor gas yaitu 225389,75 kJ di periode waktu yang sama. Namun dari keekonomian, kompor induksi menghabiskan biaya lebih besar yaitu Rp. 4048,45,- dibandingkan dengan kompor gas yang menggunakan gas subsidi yaitu sebesar Rp. 2400,-. Sedangkan untuk biaya pemakaian kompor gas dengan gas nonsubsidi besarnya biaya adalah Rp. 5625,-. Kata Kunci: Uji Performa, Kompor Induksi, Kompor Gas, Pemakaian Energi, Biaya