Jurnal Sains dan Teknologi 13 (2), September 2014: 52-56 ISSN 1412-6257 52 STUDI EKOKINETIKA AIR LINDI TPA MUARA FAJAR KECAMATAN RUMBAI PESISIR, PEKANBARU Shinta Elystia dan Jecky Asmura Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Riau Kampus Binawidya Km 12,5 Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293 e-mail : shintaelystia@yahoo.com ABSTRAK TPA Muara Fajar adalah tempat pengolahan sampah akhir Kota Pekanbaru, yang operasionalnya menggunakan sistem open dumping, yaitu sampah dibuang dan diletakkan begitu saja di tanah lapang. Sistem open dumping di TPA akan sangat berpengaruh terhadap kualitas lingkungan, khususnya air tanah dangkal di sekitar TPA. Penelitian ini bertujuan mengetahui ekokinetika (perjalananan) air lindi di air tanah sekitar TPA. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel air tanah dangkal dari 4 lokasi sampel dengan mempertimbangkan jarak lokasi dengan TPA Sampah. Pada masing-masing lokasi yaitu L1, L2, L3 dan L4 diambil 5 sampel air tanah pada sumur penduduk, kemudian dikomposit menjadi satu. Analisis sifat fisika, kimia dan mikrobiologi air tanah dilakukan secara in-situ dan di laboratorium. Dari hasil penelitian air lindi dari TPA berpengaruh terhadap kualitas air tanah dangkal, pada jarak 0 100 m dari TPA (L1) terdapat 10 parameter yang melebihi baku mutu yaitu Bau, Rasa, pH, DO, BOD, Amonia, Timbal, Seng, Tembaga, dan Krom, Lokasi 2 (L2) pada jarak 100 200 m terdapat sembilan parameter yang melebihi baku mutu antara lain Bau, rasa, pH, DO, BOD, ammonia, Timbal, Tembaga, dan Krom, Lokasi 3 (L3) pada jarak 200 -300 m terdapat 5 parameter yang melebihi baku mutu yaitu pH, DO, Seng, Tembaga, dan Krom. Lokasi 4 (L4) sebagai kontrol >1km. masih terdapat 3 parameter pencemar yang melebihi baku mutu, atara lain: DO, Tembaga dan Krom. Ekokinetika air lindi sudah mencapai jarak terjauh yaitu > 1 km, masih ditemukan kadar logam berat yang melebihi baku mutu, dengan kata lain sudah dalam kondisi tercemar sehingga air sumurnya dapat dikatakan tidak layak untuk dikonsumsi. Kata kunci : Air lindi, Air tanah dangkal, Ekokinetika, TPA Muara Fajar ABSTRACT Muara Fajar Landfill in Pekanbaru uses open dumping system. This system affects environment quality, especially ground water. This study aims to determine eco-kinetic of leachate in ground water around the landfill. Ground water samples were taken from four locations. At each location, L1, L2, L3 and L4, five samples were taken from local water wells, then were composed into one. Analysis of physical, chemical and microbiological of ground water were carried out in-situ and in the laboratory. From the results of the leachate from the landfill affects the quality of shallow groundwater, at a distance of 0-100 m from the landfill (L1) there are 10 parameters that exceed the quality standard, which are smell, taste, pH, DO, BOD, ammonia, lead, zinc, copper, and chrome. Location 2(L2), which was at a distance of 100-200 m, there are nine parameters that exceeded the quality standard among others smell, taste, pH, DO, BOD, ammonia, lead, copper, and chrome. Location 3(L3), which was at a distance 200-300 m, there are 5 parameters that exceeded the quality standard, which are pH, DO, Zinc, Copper, and chrome. Location 4(L4), which was as a control >1km, there are three parameters of pollutants that exceed quality standards, there are DO, copper and chrome. The Ekokinetika of leachate has reached the farthest distance is >1 km still found the levels of heavy metals that exceed the quality standards, in other words already in polluted conditions can be said that the well water unfit for consumption. Keywords: Leachate, Ground water, Ekokinetika, Muara Fajar Landfill PENDAHULUAN TPA Muara Fajar berdiri pada tahun 1982 dan memiliki luas kurang lebih Sembilan hektar. TPA Muara Fajar menampung seluruh sampah yang berada di dalam Kota atau sekitarnya. TPA Muara Fajar adalah tempat pengolahan sampah akhir, dimana sarana yang dirancang dengan metode sanitary landfill, tetapi kenyataan dalam pelaksanaan operasionalnya menggunakan sistem