SEMIOTIKA Volume 23 Nomor 2, Juli 2022 Halaman 107122 URL: https://jurnal.unej.ac.id/index.php/SEMIOTIKA/index E-ISSN: 2599-3429 P-ISSN: 1411-5948 107 REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL-NOVEL PRAMOEDYA ANANTA TOER WOMEN’S REPRESENTATION IN PRAMOEDYA ANANTA TOER’S SELECTED NOVELS Yulianeta Yulianeta 1* , Nor Hasimah Ismail 2 1 Universitas Pendidikan Indonesia 2 Pusat Pengajian Pendidikan Universiti Utara Malaysia *Corresponding Author: yaneta@upi.edu Informasi Artikel: Dikirim: 20/5/2022; Direvisi: 21/6/2022; Diterima: 28/6/2022 Abstract Pramoedya Ananta Toer, through her social reality novels, presents ideas filled with messages of the struggle for and appreciation of the values of humanity. One of these ideas is the representation of women, presented in Arok Dedes, Gadis Pantai, Larasati, Bumi Manusia, Midah Si Manis Bergigi Emas, and Cerita Calon Arang. These six novels were analyzed using feminist literary criticism. By using the qualitative method, this study reveals and describes 1) the position of female characters in their relationship with the other characters; 2) the struggle of female characters in their relationship with the other characters, and 3) the factors that support and hinder the struggle of female characters in Pramoedya Ananta Toer's novels. Based on the results, the women in the six novels put effort into dismantling (deconstructing) the dominance of patriarchal ideology, promoting familial and gender equality, and favoring the ideology of women in general. Keywords: feminist literary criticism, gender, novel, patriarchal ideology, representation of women Abstrak Melalui novel-novelnya yang merepresentasikan realitas sosial, Pramoedya Ananta Toer melontarkan berbagai pemikiran yang sarat dengan pesan perjuangan dan penghargaan terhadap nilai kemanusiaan. Salah satu yang dipancarkan dan ditampilkan dalam novel- novel yang ditulisnya yakni representasi perempuan, dalam novel Arok Dedes, Gadis Pantai, Larasati, Bumi Manusia, Midah Si Manis Bergigi Emas, dan Cerita Calon Arang. Keenam novel tersebut dikaji dengan menggunakan kritik sastra feminis dan menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini mendeskripsikan dan mengungkapkan: 1) kedudukan tokoh-tokoh perempuan dalam relasinya dengan tokoh lain dalam novel; 2) perjuangan tokoh-tokoh perempuan dalam relasinya dengan tokoh lain; dan 3) faktor-faktor yang mendukung dan menghalangi perjuangan tokoh-tokoh perempuan dalam novel-novel Pramoedya Ananta Toer. Berdasarkan hasil analisis, perempuan dalam keenam novel tersebut berusaha membongkar (mendekonstruksi) dominasi ideologi patriarki, familialisme pada satu pihak dan pada pihak lain mengemukakan kesetaraan gender, bahkan mengunggulkan ideologi keperempuanan. Kata kunci: kritik sastra feminis, gender, novel, ideologi patriarki, representasi perempuan