Persona: Jurnal Psikologi Indonesia
ISSN. 2301-5985 (Print), 2615-5168 (Online)
DOI: https://doi.org/10.30996/persona.v11i1.6362
Website: http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/persona
Volume 11, No. 1, Juni 2022
Hal. 86 – 106
Persona: Jurnal Psikologi Indonesia
E-mail: jurnalpersona@untag-sby.ac.id
Fakultas Psikologi
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
86
Stres warga binaan pemasyarakatan di masa pandemi Covid-19: Menguji peranan
dukungan sosial dan orientasi budaya
Sri Aryanti Kristianingsih
Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Jln. Diponegoro No. 52-60 Salatiga, Jawa Tengah,
Indonesia
Maria Nugraheni Mardi Rahayu
Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Jln. Diponegoro No. 52-60 Salatiga, Jawa Tengah,
Indonesia
Agung Setiyawan
Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Satya Wacana, Jln. Diponegoro No. 52-60 Salatiga, Jawa Tengah,
Indonesia
E-mail: sri.kristianingsih@uksw.edu
Abstract
This study aims to determine whether there is a simultaneous influence of social support
and cultural orientation on the stress level of correctional inmates in Rutan Class II B
Salatiga. One hundred thirty-two prisoners participated in the study. This study used a
quantitative approach with regression analysis to answer the research objectives. The
measuring tools are the Social Support Scale (α=0,912), Cultural Orientation Scale
(α=0,722), and DASS-21 (α=0,846). The results showed no significant effect between social
support and cultural orientation on the stress level of WBP in Salatiga Rutan. The results
of the descriptive analysis showed that most of the participants' stress and social support
were moderate, and all participants had a high vertical collectivism cultural orientation. So,
the detention center needs to pay attention to the condition of the inmate's stress level
and minimize the factors that can affect stress.
Keywords: stress, social support, culture orientation, correctional inmates, COVID-19
pandemic
Abstrak
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dukungan sosial
dan orientasi budaya secara simultan dengan tingkat stres Warga Binaan Pemasyarakatan
di Rutan Klas II B Salatiga. Sebanyak 132 orang Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi
partisipan. Pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda untuk menjawab
pertanyaan penelitian. Skala pengukuran yang digunakan adalah Social Support Scale
(α=0,912), Cultural Orientation Scale (α=0,722), dan DASS-21 (α=0,846). Dari hasil
penelitian disimpulkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara
dukungan sosial dan orientasi budaya dengan tingkat stres Warga Binaan
Pemasyarakatan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa stres maupun dukungan
sosial sebagian besar partisipan berada pada tingkat sedang dan seluruh partisipan
memiliki orientasi budaya vertical collectivism pada taraf tinggi. Untuk itu pihak Rutan
perlu memperhatikan kondisi kesehatan mental Warga Binaan Pemasyarakatan dan
meminimalkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya.
Kata kunci: tingkat stres, dukungan sosial, orientasi budaya, warga binaan pemasyarakatan,
pandemi COVID-19
Copyright © 2022. Sri Aryanti Kristianingsih, dkk.
Submitted: 2022-03-28 Revised: 2022-06-29 Accepted: 2022-08-24 Published: 2022-08-30