Rudi Nugroho, Ikbal dan Nurtya Sulasmi : Pengolahan Limbah Cair Industri … JAI Vol.4, No.1 2008 28 PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI PERCETAKAN UANG KERTAS (UTAS) MENGGUNAKAN PROSES BIOLOGIS ANAEROB Oleh : Rudi Nugroho*, Ikbal *dan Nurtya Sulasmi** *Peneliti di Pusat Teknologi Lingkungan - BPPT ** Mahasiswi Jurusan Bioteknologi - Institut Teknologi Indonesia Abstract A research of wastewater treatment technology come from money producing industry was conducted in laboratory scale using 10 lt of Anaerobic Fixed Bed Reactor. The money producing wastewater was treated by mixing with domestic wastewater with various compositions. The wastewater was fed into the bioreactor by draw and fill daily.The results show that the optimum of COD removal is 52,5%, optimum loading is 0, 95 g-COD/l/day and optimum flowrate is 0,5 l/day. The optimum compossition of money producing wastewater towards domestic wastewater is 30%. These optimum conditions can be used as a designed criteria for full scale of anaerobic bioreactor in the money producing industry. Katakunci : Wastewater, Anaerobic, Fixed Bed Reactor 1. PENDAHULUAN Menurut Mahida (1984), limbah cair adalah sampah cair dari suatu lingkungan masyarakat yang komponen terbesarnya terdiri dari air yang telah digunakan dan kira-kira 0,1% terdiri dari benda-benda padat organik dan anorganik. Limbah cair juga menjadi tempat perkembangbiakan jasad renik seperti bakteri, virus, dan protozoa. Limbah cair memberikan ciri yang dapat diidentifikasi secara visual dan secara pengujian di laboratorium. Identifikasi limbah cair secara visual dapat diketahui dari kekeruhan, warna limbah, rasa, dan bau yang ditimbulkan, tetapi kandungan senyawa kimia limbah cair harus diidentifikasi secara laboratorium untuk memastikannya. Pada umumnya di dalam limbah cair sering ditemukan padatan terlarut, padatan tidak larut, mikroorganisme, dan senyawa kimia organik (Gintings, 1992). Menurut sumbernya dapat dibedakan menjadi limbah cair domestik dan limbah cair industri (Rudi Nugroho, 2006). Limbah cair domestic merupakan limbah yang dikeluarkan dari aktifitas manusia seperti mandi, cuci, kantin mushola dan lain sebagainya. Kandungan pencemar terbesar dari limbah cair ini adalah senyawa organik. dimana kuantitasnya antara (60-80)% dari rata-rata pemakaian air bersih (Rudi Nugroho, 2006). Sesuai dengan sumbernya, maka limbah cair domestik mempunyai komposisi yang sangat bervariasi dari setiap tempat dan setiap saat. Secara garis besar karakteristik limbah cair domestik dapat dilihat pada Tabel 1 (Metcalf and Eddy, 1991). Limbah cair ndustri merupakan limbah cair yang dikeluarkan dari proses produksi di suatu industri. Komposisi dari limbah cair ini sangat bervariasi tergantung dari jenis industri. Secara umum kualitas limbah cair industri berbeda dengan limbah cair domestik. Kandungan organik dalam limbah cair domestik sebagian besar bersifat biodegradable artinya bisa diurai secara biologis. Sedangkan limbah cair industri belum tentu, kecuali industri-industri pemroses hasil pertanian dan industri peternakan. Limbah cair domestik maupun industri apabila tidak diolah dengan benar akan berdampak terhadap pencemaran lingkungan. Salah satu industri yang mengeluarkan limbah cair dengan kandungan polutan dengan konsentrasi yang sangat tinggi adalah adalah limbah cair dari Industri Percetakan Uang. Di Indonesia, Industri percetakan uang adalah PT. X yang berlokasi Daerah Kerawang Jawa Barat. Limbah cair yang dihasilkan berasal dari proses produksi uang kertas (utas) dan kegiatan domestik. Limbah dari proses utas merupakan bahan-bahan yang banyak mengandung tinta, minyak dan bahan kimia lainnya dengan karakteristik COD dan BOD sangat tinggi. Selain limbah cair utas, dengan banyaknya karyawan, maka limbah cair domestik seperti dari kantin, toilet karyawan, kamar mandi dan wastafel yang dihasilkan juga banyak, dan kedua jenis limbah ini sangat berpotensi sekali menimbulkan pencemaran lingkungan perairan sekitar apabila tidak dilakukan pengolahan dengan benar. Dalam proses pembuatan uang kertas, menggunakan mesin cetak yang dinamakan mesin cetak intaglio. Mesin ini secara periodik dilakukan pembilasan sisa-sisa tinta yang menempel di permukaan cetakan menggunakan