J. Agron. Indonesia 44 (2) : 119 - 125 (2016) Kendali Genetik Toleransi Kekeringan...... 119 * Penulis untuk korespondensi. e-mail: ewjim020282@yahoo. com PENDAHULUAN Kekeringan menjadi pembatas utama dalam produktivitas padi pada lahan sawah tadah hujan (Hadiarto dan Tran, 2011; Peleg et al., 2011) dengan iklim kering dan periode hujan yang pendek. Dalam siklus hidup tanaman, mulai dari perkecambahan sampai panen, tanaman selalu membutuhkan air. Tidak satupun proses metabolisme tanaman dapat berlangsung tanpa air. Besarnya kebutuhan air setiap fase pertumbuhan selama siklus hidupnya tidak sama. Hal ini berhubungan langsung dengan proses fisiologi, morfologi dan kombinasi kedua faktor tersebut dengan faktor-faktor lingkungan (Ai et al., 2010). Fang dan Xiong (2015) menyatakan bahwa tanaman memiliki serangkaian mekanisme untuk mengatasi kekeringan baik dari segi morfologis, fisiologis, biokimia, seluler dan molekuler. Mekanisme tersebut tampak pada karakter akar dan daun, kemampuan penyesuaian tekanan osmotik, potensial air, kandungan ABA, dan stabilitas membran sel. Karakter-karakter tersebut digunakan sebagai indikator untuk mengevaluasi ketahanan kekeringan pada tanaman. Respon awal tanaman padi terhadap cekaman kekeringan ditandai dengan penggulungan daun yang Kendali Genetik Toleransi Kekeringan pada Padi Sawah (Oryza sativa L.) Genetic Control of Drought Tolerance in Rice (Oryza sativa L.) Punjung Medaraji Suwarno 1* , Desta Wirnas 2 , dan Ahmad Junaedi 2 1 Program Studi Pemuliaan dan Bioteknologi Tanaman, Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor 2 Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (Bogor Agricultural University), Jl. Meranti, Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680, Indonesia Diterima 19 Maret 2014/Disetujui 31 Maret 2015 ABSTRACT Drought has become a main barrier of rainfed rice in dry climate and short wet season areas. Growing drought- tolerance varieties is a practical approach to minimize yield lost of rice by the drought stress condition. The aims of this research were to examine the inheritance of drought tolerance character, to identify selection traits, and to estimate genetic gain for drought tolerant on lowland rice. Four rice varieties, i.e., Jatiluhur, Mentik Wangi, IR64, Way Apo Buru, were fully diallel crossed. The parent varieties and the F 1 ’s were grown at Sawah Baru, Dramaga experimental field in two irrigation treatments, optimum and sub optimum where irrigation was applied until three weeks after transplanting. A randomized complete block design with three replications for each irrigation treatment was applied to the experiment. The results showed that there is a significant maternal effect on tiller number. The values of additive variance were higher than the dominance for all other characters except tiller number and grain weight per plant. The highest value for narrow sense heritability was achieved by panicle length. Keywords: diallel, drought, genetic, rice ABSTRAK Kekeringan menjadi pembatas utama dalam produktivitas padi pada lahan sawah tadah hujan. Penanaman varietas padi toleran kekeringan merupakan pendekatan praktis untuk meminimalisir penurunan hasil akibat kondisi cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pewarisan sifat toleransi terhadap kekeringan pada tanaman padi, memilih karakter seleksi untuk toleransi terhadap kekeringan pada tanaman padi. Empat varietas padi: Jatiluhur, Mentik Wangi, IR64, Way Apo Buru, disilangkan menggunakan metode full dialel. Varietas tetua beserta F 1 ditanam di kebun percobaan Sawah Baru, Dramaga pada dua kondisi perlakuan irigasi: optimum dan sub optimum dimana irigasi diaplikasikan hingga tiga minggu setelah tanam. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak dengan 3 ulangan pada masing-masing lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek maternal tidak nyata untuk semua karakter kecuali jumlah anakan. Nilai ragam aditif lebih tinggi dari ragam dominan untuk seluruh karakter selain jumlah anakan dan bobot biji per tanaman. Nilai heritabilitas arti sempit tertinggi terdapat pada karakter panjang malai. Kata kunci: dialel, genetik, kekeringan, padi