137 | Volume 13 Nomor 2, September 2022 http://ojs.uhnsugriwa.ac.id/index.php/sanjiwani KAPASITAS TANTRA DALAM MENGELOLA KEMAMPUAN BERPIKIR I Putu Suweka Oka Sugiharta Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar suwekaoka@gmail.com ABSTRACT Keywords: Tantric Capacity; Managing; Thinking Capability Tantra is a very mature method because it gives serious attention to the mind. Tantra experts have understood that human success or failure in life comes from the mind. Success and failure include both worldly and spiritual aspects. In its application, Tantra directs the human mind on the steps of regulating the mind. Once the mind can be conditioned properly then life becomes harmonious. The method of regulating the mind makes Tantra not only imaged as a passive mystical practice. The purpose of this study was to get an overview of the role of Tantra in managing thinking skills. The method used is a qualitative method that combines literature review and reasoning so that it appears that Tantra makes a major contribution to the management of thinking skills. Tantra is further stated to accommodate humans as thinking beings, Tantra deserves to be declared as knowledge, and Tantra includes the basic thinking faculties. Accepted: 29-06-2022 Revised: 29-08-2022 Approved: 15-09-2022 ABSTRAK Kata Kunci: Kapasitas Tantra; Mengelola; Kemampuan Berpikir Tantra adalah metode yang sangat matang sebab memberikan perhatian yang serius terhadap pikiran. Para tokoh Tantra telah menyadari jika kesuksesan maupun kegagalan manusia dalam kehidupannya bersumber pada pikiran. Kesuksesan dan kegagalan yang dimaksud meliputi aspek duniawi dan rohani. Pada penerapannya Tantra mengarahkan pikiran manusia pada langkah- langkah penteraturkan pikiran. Setelah pikiran dapat dikondisikan dengan baik maka kehidupan menjadi harmonis. Metode penteraturan pikiran membuat Tantra tidak hanya tercitra sebagai praktik mistik yang pasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang peran Tantra dalam mengelola kemampuan berpikir. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang menggabungkan antara kajian literatur dan penalaran sehingga tampak bahwa Tantra memberikan kontribusi besar dalam pengelolaan kemampuan berpikir. Tantra selanjutnya dinyatakan mengakomodasi manusia sebagai makhluk berpikir, Tantra layak dinyatakan sebagai pengetahuan, dan Tantra meliputi kemampuan- kemampuan berpikir pokok. diterima: 29-06-2022 direvisi: 29-08-2022 disetujui: 15-09-2022 I. PENDAHULUAN Berpikir menjadi pertanda kehidupan manusia. Dalam pandangan medis barat aktivitas berpikir tersebut berpusat pada otak. Demikian krusialnya fungsi otak sehingga dalam pemahaman ilmu kedokteran barat kondisi mati otak