J. Pijar MIPA, Vol. 16 No.2, Maret 2021: 180-185 ISSN 1907-1744 (Cetak) DOI: 10.29303/jpm.v16i2.1884 ISSN 2460-1500 (Online) 180 STUDI PERBANDINGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DAN JIGSAW DITINJAU DARI HASIL BELAJAR MATEMATIKA THE COMPARASION OF COOPERATIF MODEL TWO STAY TWO STRAY AND JIGSAW TYPES TOWARD LEARNING OUTCOMES OF MATEMATIC Sibtil Hasaniah*, Laila Hayati dan Nani Kurniati Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram, Indonesia Email: sibtil97@gmail.com Diterima: 10 Mei 2020. Disetujui: 14 Februari 2021. Dipublikasikan: 3 Maret 2021 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw ditinjau dari hasil belajar siswa pada materi pola dan barisan bilangan siswa kelas VIII di SMPN 1 Gunungsari tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian eksperimen ini merupakan jenis quasi eksperimental design dengan desain post test only. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian iniyaitu teknik cluster random sampling yaitu kelas VIII-A dan VIII-C.Instrumen yangdigunakan adalah tes berupa soal-soal uraian dan lembarobservasi yaituketerlaksanaan pembelajaran, aktivitas guru dan aktivitas siswa. Hasil belajar siswa pada kelas two stay two stray memperoleh rata-rata 63,67 dengan ketuntasan klasikal 26,66%. Sedangkan kelas jigsaw memperoleh rata-rata hasil belajar 65,33 dengan ketuntasan klasikal 30%. Meskipun hasil belajar yang diperoleh kedua kelas masih rendah, namun aktivitas belajar siswa mengalamipeningkatan setiap pertemuannya. Pelaksanaan pembelajaran pada kedua kelas sudah terlaksana sangat baik dengan tingkat keterlaksanaan 97%. Selain itu, aktivitas guru juga sudah sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran. Berdasakan hasil uji t diperoleh bahwa nilai t tabel 0,48 dan t hitung 2,00 yang berarti hasil belajar kelas VIII-A sama dengan kelas VIII-C. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw ditinjau dari hasil belajar siswa pada materi pola dan barisan bilangan siswa kelas VIII di SMPN 1 Gunungsari tahun pelajaran 2019/2020. Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Two Stay Two Stray, Jigsaw, Hasilbelajar Matematik Abstract: This study was aimed to discover the comparison of the cooperative learning model between two stay two stray type and jigsaw typeon thesubject of patterns and row of numbers in SMPN 1 Gunungsari academic year 2019/2020. This researchis considered as quasi experiment group design in whish post test was used. The sample was taken using cluster random sampling, students of VIII-A and VIII-C were used as the sampel. The instruments used in this research were written test and observation sheets consisting of learning process, teacher and student’s activities. The students’ score in using the two sttay two stray class shows an average score 63.67 with 26.66% classical completeness. While in the jigsaw class,the average of students’ score was 65.33 with 30.00% classical completeness. Although the result of both classes are low, but both classes have increased learning activities each meeting. The implementation of the learning model has been carried out 97%. Furthermore, teacher activities were coresponded with the study plans. Based on the t-results found that the value of t tabel 0,48 and t count 2,00 which means VIII-A and VIII-C is same. The result of this study shows that there is no significant differences between two stay two stray typeand jigsaw type in cooperative learning modelon thesubject of patterns and row of numbers in VIII grade SMPN 1 Gunungsari academic year 2019/2020. Keywords: Cooperative Learning Model, Two Stay Two Stray, Jigsaw, Learning, Outcome, Mathematic PENDAHULUAN Kurikulum 2013 menghendaki kualitas pembelajaran yang menjadikan sikap siswa kreatif, mandiri, kerjasama, solidaritas, kepemimpinan, toleransi dan kecakapan hidup siswa guna membentuk watak serta meningkatkan peradaban martabat bangsa [5]. SMP Negeri 1 Gunungsari adalah salah satu sekolah negeri di Lombok Barat yang sudah menerapkan kurikulum 2013. Berdasarkan observasi di kelas nampak bahwa pihak sekolah telah menyiapkan bahan ajar berupa buku paket matematika revisi 2017. Berdasarkan hasil observasi juga didapatkan bahwa aktivitas siswa di kelas masih sangat kurang. Terlihat beberapa siswa hanya memperhatikan namun tidak memberikan respon bahkan ada yang tidur di dalam kelas ketika pembelajaran. Siswa tidak merespon ketika guru menanyakan mengenai pemahaman siswa sehingga guru juga kesulitan dalam mengatasi hal tersebut.