Jurnal Bisnis & Teknologi, Politeknik NSC Surabaya ǁ ISSN : 2355 - 8865 JBT ǁ Volume 1, Nomor 1, Juni 2014 37 PERSEPSI MAHASISWA SEMESTER 4 DAN DOSEN AKUNTANSI MENGENAI MATERI IFRS DI POLITEKNIK NSC SURABAYA Nikmatus Sholikhah 1 , Olivia Ratna Ningtyas 2 , Mega Rosdiana 3 1 Prodi Akuntansi, 2 Politeknik NSC Surabaya 1 nixma_ilmie@yahoo.co.id , 2 oliviaratna515@yahoo.com , 3 megarosdiana@yahoo.com ABSTRACT Accounting as an information provider in the economic decision making is influenced by the business environment is constantly changing due to globalization. As of now the application of new accounting standards is IFRS ( International Financial Reporting Standards ). Following adoption of IFRS ( International Financial Reporting Standards ) in Indonesia, which has started since January 1, 2012. There are many students who don’t understand or comprehend the IFRS. Could of it happening because of several factors, is 1 ) Lack of willingness of students to read the book or IFRS of looking at the social network 2 ) Lack of support or knowledge given by the lecturers them self; 3 ) The absence of a curriculum that includes learning about IFRS. Even should all or accounting students prepare for the accounting profession to understand the existing accounting standards in Indonesia today, it's just that until now has not been all too visible. So it needs a lot of ways to do to be able to prepare their self after I graduate from college and go to business. With this method of teaching material should be adjusted to IFRS competencies to be achieved. Besides accounting education is not only the responsibility of the college. The parties that have influence on the development of accounting is appropriate join this noble task. IAI ( Indonesian Institute of Accountants ) and DSAK ( Financial Accounting Standards Board ) should be actively involved to educate the business community in the face of change and not just make a change, such as teacher certification IFRS, IFRS training, financial accounting faculty board meeting. Accounting education, at all levels, do not miss the main target of success IFRSconvergence program. Therefore, many universities are changing financial accounting curriculum to include content of IFRS and train lecturers to be ready to teach IFRS even replace text books with the issue of IFRS. However, the accounting faculty as not having enough time to at least sit down and observeIFRS react proportionately. Keywords: IFRS, student, lecture, perception 1. Pendahuluan Arus globalisasi yang semakin deras dan sudah tidak dapat dibendung telah menghilangkan batas-batas geografis dalam melakukan investasi dan perdagangan yang mengarah kepada pembentukan satu sistem keuangan dan pasar modal global. Hal ini menjadi suatu kesempatan besar bagi perusahaan- perusahaan untuk mengembangkan usaha, memperluas daerah pemasarannya dan mencari keuntungan sebanyak mungkin. Dalam adanya perkembangan ini muncul pula beberapa permasalahan yang salah satunya terkait dengan standar akuntansi antar Negara. Karena perbedaan letak geologis, budaya dan faktor-faktor lokal yang berbeda, membuat munculnya perbedaan standar akuntansi. Berbedanya aturan akuntansi yang berlaku di berbagai Negara tersebut menuntut adanya standar akuntansi dan pelaporan keuangan yang seragam dan dapat diterima oleh semua Negara atau Internasional. Selain berdampak pada ekonomi dan bisnis hal ini juga menuntut perkembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam penerapan dan pelaksanaan IFRS. IFRS menjadi topik hangat dalam perbincangan para komunitas akuntansi baik sebagai akademisi maupun praktisi. Pada saat ini saja, sudah semakin banyak Perusahaan Milik Asing (PMA) atau perusahaan lokal yang Go International. Dalam posisi dan perannya ini, lembaga pendidikan tinggi seperti Politeknik NSC merupakan mercusuar kebajikan dan kemaslahatan. Perguruan tinggi sebagai lembaga merupakan komunitas hidup dinamik dalam perannya menumbuh-dewasakan kadar intelektual, emosional dan spiritual para mahasiswa, bergumul dengan nilai-nilai kehidupan kemasyarakatan, mengajar dan menerapkan pengetahuan sebagai pengabdian bagi kemajuan masyarakat. Untuk itu mahasiswa Politeknik NSC tentunya tidak ingin ketinggalan dalam arus globalisasi dan selayaknya terus memperdalam ilmunya mengenai IFRS. Dan pada kenyataannya brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Politeknik NSC Surabay Repository